Waspada, Potensi Hujan pada Pertengahan Juni 2023 di Sejumlah Wilayah Ini
Selasa, 13 Juni 2023 - 11:52 WIB
Meskipun, kata Aam, potensi hujan yang terjadi di pertengahan Juni ini tidak akan terlalu terdampak pada potensi bencana hidrometeorologi basah. “Kalau hidrometeorologi basah rasanya tidak akan terlalu dominan karena kita sudah mulai masuk musim kering.”
Lebih lanjut, Aam mengatakan kini wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kering setelah periode basah atau penghujan yang panjang sejak April 2020 hingga Januari 2023. Sehingga, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.
“Nah sekarang kita sudah mulai meninggalkan periode basahnya, kita mulai masuk kering yang memang pada saat April, Mei ini belum sampai pada tahap ini karena prediksinya memang itu di bulan Agustus, ini yang menjadi konsen kita karena pertama kalau kita musim kering tentu musuh pertamanya itu yang pasti karhutla,” kata Aam.
Baca juga: Awas! Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Selatan Yogyakarta
“Jadi sebenarnya memang kita harus mengeluarkan upaya semaksimal mungkin karena kerugian yang bisa ditimbulkan oleh bencana alam pada fase-fase kering ini juga sangat luar biasa mungkin bukan korban jiwa seperti gempa yang memakan korban banyak tetapi untuk kerugian ekonomi itu sangat sangat luar biasa,” tandasnya.
Lebih lanjut, Aam mengatakan kini wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kering setelah periode basah atau penghujan yang panjang sejak April 2020 hingga Januari 2023. Sehingga, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.
“Nah sekarang kita sudah mulai meninggalkan periode basahnya, kita mulai masuk kering yang memang pada saat April, Mei ini belum sampai pada tahap ini karena prediksinya memang itu di bulan Agustus, ini yang menjadi konsen kita karena pertama kalau kita musim kering tentu musuh pertamanya itu yang pasti karhutla,” kata Aam.
Baca juga: Awas! Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Selatan Yogyakarta
“Jadi sebenarnya memang kita harus mengeluarkan upaya semaksimal mungkin karena kerugian yang bisa ditimbulkan oleh bencana alam pada fase-fase kering ini juga sangat luar biasa mungkin bukan korban jiwa seperti gempa yang memakan korban banyak tetapi untuk kerugian ekonomi itu sangat sangat luar biasa,” tandasnya.
(kri)
Lihat Juga :