Waspada, Potensi Hujan pada Pertengahan Juni 2023 di Sejumlah Wilayah Ini

Selasa, 13 Juni 2023 - 11:52 WIB
loading...
Waspada, Potensi Hujan...
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan potensi hujan harus tetap diwaspadai pada pertengahan Juni 2023 di sejumlah wilayah Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan potensi hujan harus tetap diwaspadai pada pertengahan Juni 2023 di sejumlah wilayah Indonesia. Kendati, saat ini sebagian wilayah sudah memasuki musim kemarau.

“Kita sekarang ada di dasarian II, dasarian II ini ada adalah 10 hari yang kedua (pertengahan Juni). Jadi kalau kita bicara prakiraan cuaca umum itu biasanya dalam satu bulan itu dibagi atas tiga dasarian dasarian, di dasarian kedua ini potensi hujan sebenarnya tidak terlalu signifikan,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikutip dari YouTube BNPB, Selasa (13/6/2023).

Baca juga: 5 Fenomena Alam Teraneh di Dunia, Ada yang Terjadi di Indonesia

Aam sapaan akrab Abdul Muhari mengatakan sejumlah wilayah yang tetap perlu waspada potensi hujan di antaranya di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua Barat.

“Tetapi ada potensi-potensi menengah yang tetap diwaspadai oleh pemerintah daerah misalkan di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan bagian timur, di Maluku, dan Papua Barat di bagian tengah selatan Papua,” jelas Aam.

“Ini masih menjadi perhatian untuk waspada banjir, sedangkan di tempat-tempat yang lain kita sudah harus berpikir tentang antisipasi kekeringan dan Karhutla,” sambungnya.

Meskipun, kata Aam, potensi hujan yang terjadi di pertengahan Juni ini tidak akan terlalu terdampak pada potensi bencana hidrometeorologi basah. “Kalau hidrometeorologi basah rasanya tidak akan terlalu dominan karena kita sudah mulai masuk musim kering.”

Lebih lanjut, Aam mengatakan kini wilayah Indonesia telah memasuki periode musim kering setelah periode basah atau penghujan yang panjang sejak April 2020 hingga Januari 2023. Sehingga, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian bagi pemerintah daerah.

“Nah sekarang kita sudah mulai meninggalkan periode basahnya, kita mulai masuk kering yang memang pada saat April, Mei ini belum sampai pada tahap ini karena prediksinya memang itu di bulan Agustus, ini yang menjadi konsen kita karena pertama kalau kita musim kering tentu musuh pertamanya itu yang pasti karhutla,” kata Aam.

Baca juga: Awas! Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Selatan Yogyakarta

“Jadi sebenarnya memang kita harus mengeluarkan upaya semaksimal mungkin karena kerugian yang bisa ditimbulkan oleh bencana alam pada fase-fase kering ini juga sangat luar biasa mungkin bukan korban jiwa seperti gempa yang memakan korban banyak tetapi untuk kerugian ekonomi itu sangat sangat luar biasa,” tandasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
BMKG Prediksi Cuaca...
BMKG Prediksi Cuaca saat Lebaran Berawan hingga Hujan Lebat
DPR Minta Prediksi BMKG...
DPR Minta Prediksi BMKG soal Musim Kemarau 2026 Disikapi Serius Pemerintah
Hujan Deras Intai Indonesia...
Hujan Deras Intai Indonesia hingga Sepekan ke Depan, BNPB: Minta Masyarat Waspada
BNPB Tarik Utang Luar...
BNPB Tarik Utang Luar Negeri Rp949 Miliar Buat Alat Deteksi Gempa dan Tsunami
Update Korban Bencana...
Update Korban Bencana Sumatera: 1.200 Orang Meninggal Dunia, 143 Masih Hilang
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Puluhan Siswa SMAN 48...
Puluhan Siswa SMAN 48 Ikuti Pelatihan Pemantauan Cuaca Jakarta
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
5 Alasan Menambahkan...
5 Alasan Menambahkan Biji Wijen pada Makanan di Musim Hujan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved