Profil 4 Pejabat Kominfo yang Dilantik Mahfud MD Hari Ini
Selasa, 23 Mei 2023 - 13:40 WIB
Ia juga menjadi Plt Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kominfo. Setelah menjabat sebagai Sesditjen SDPPI, Wayan bertugas untuk membantu baik di sisi sumber daya, sarana prasarana maupun koordinasi dengan satuan kerja yang lainnya.
Menurutnya, saat ini Indonesia masih membutuhkan spektrum frekuensi radio sebanyak 1311 MHz. Alokasi tersebut diperlukan guna kebutuhan layanan broadband. Melansir laman resmi Kominfo, pendidikan terakhir Wayan di jenjang S2.
Foto/istimewa
Arief Tri Hardiyanto lahir di Semarang, 24 November 1966. Ia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada 1994. Gelar magisternya dengan konsentrasi akuntansi serta keuangannya didapat dari Monash Mt Eliza Business School Monash University pada 1999. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan doktor dengan konsentrasi keuangan di IPB pada 2015.
Tak hanya gelar akademik, ia mempunyai sertifikat profesi seperti Certification of Government Chief Audit Executive (CGCAE), Certified Management Accountant (CMA), Certified Control Self Assessment (CCSA). Arief adalah Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu, ia juga Wakil Ketua II KASP IAI (Kompartemen Akuntan Sektor Publik Ikatan Akuntan Indonesia).
Di BPKP, ia telah menempati beberapa posisi strategis seperti Direktur Investigasi, Kepala Biro Perencanaan Pengawasan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, Direktur Bidang Pengawasan Bidang Pangan, Pengelolaan Energi dan Sumber Daya Alam. Arief juga aktif mengajar di universitas negeri dan swasta. Pada Selasa (23/5/2023), ia dilantik menjadi Inspektur Jenderal Kominfo.
Menurutnya, saat ini Indonesia masih membutuhkan spektrum frekuensi radio sebanyak 1311 MHz. Alokasi tersebut diperlukan guna kebutuhan layanan broadband. Melansir laman resmi Kominfo, pendidikan terakhir Wayan di jenjang S2.
Arief Tri Hardiyanto
Foto/istimewa
Arief Tri Hardiyanto lahir di Semarang, 24 November 1966. Ia merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada 1994. Gelar magisternya dengan konsentrasi akuntansi serta keuangannya didapat dari Monash Mt Eliza Business School Monash University pada 1999. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan doktor dengan konsentrasi keuangan di IPB pada 2015.
Tak hanya gelar akademik, ia mempunyai sertifikat profesi seperti Certification of Government Chief Audit Executive (CGCAE), Certified Management Accountant (CMA), Certified Control Self Assessment (CCSA). Arief adalah Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Selain itu, ia juga Wakil Ketua II KASP IAI (Kompartemen Akuntan Sektor Publik Ikatan Akuntan Indonesia).
Di BPKP, ia telah menempati beberapa posisi strategis seperti Direktur Investigasi, Kepala Biro Perencanaan Pengawasan, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Banten, Direktur Bidang Pengawasan Bidang Pangan, Pengelolaan Energi dan Sumber Daya Alam. Arief juga aktif mengajar di universitas negeri dan swasta. Pada Selasa (23/5/2023), ia dilantik menjadi Inspektur Jenderal Kominfo.
Lihat Juga :