Elektabilitas Ganjar Lampaui Prabowo dan Anies, Sekjen PDIP: Survei Bisa Jadi Alat
Kamis, 23 Juli 2020 - 08:11 WIB
"Survei itu bisa jadi alat. Tetapi bagi kami, bagaimana pilpres itu nantinya juga menjadi proses regenerasi kepemimpinan yang berjalan dengan baik yang disiapkan oleh partai. Dari capres, cawapres, caleg, calon kepala daerah, itu menjalankan tugas dan kewajiban yang diberikan partai khususnya oleh Ibu Ketua Umum," ujar politikus asal Yogyakarta ini. (Baca juga: Pilpres 2024, Refly Harun Tidak Berharap Muncul Nama dari Langit ).
Diketahui, dalam survei Indikator Politik pada 13-16 Juli 2020, elektabilitas Ganjar Pranowo ada di urutan pertama, yakni 16,2%. Tingkat keterpilihan itu melonjak dari Februari yang hanya 9,1%. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2,9%. (Baca juga:
Di urutan kedua, ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dengan elektabilitas 15%. Pada Februari, elektabilitas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sekitar 12,1%. Urutan ketiga diduduki Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 13,5%. Tingkat keterpilihannya turun dari 22,2% pada Februari lalu.
Diketahui, dalam survei Indikator Politik pada 13-16 Juli 2020, elektabilitas Ganjar Pranowo ada di urutan pertama, yakni 16,2%. Tingkat keterpilihan itu melonjak dari Februari yang hanya 9,1%. Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan margin of error 2,9%. (Baca juga:
Di urutan kedua, ada nama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dengan elektabilitas 15%. Pada Februari, elektabilitas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sekitar 12,1%. Urutan ketiga diduduki Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 13,5%. Tingkat keterpilihannya turun dari 22,2% pada Februari lalu.
(zik)
Lihat Juga :