Migrasi Dukungan Simpatisan Jokowi Dongkrak Elektabilitas Prabowo

Sabtu, 20 Mei 2023 - 14:58 WIB
Untuk cawapres pendamping Ganjar Pranowo, survei Polstat Indonesia menunjukkan bahwa Sandiaga Uno dinilai oleh 19,4% publik paling layak menjadi cawapres pendamping Ganjar. Namun yang mengejutkan adalah munculnya nama Budi Gunawan (BG) dalam bursa cawapres Ganjar. Kepala BIN itu dinilai oleh 7,5% publik layak menjadi cawapres pendamping Ganjar. Meskipun masih kalah dari elektabilitas Sandiaga, Ridwan Kamil, Puan Maharani, Erick dan Khofifah, namun peluang BG menjadi cawapres Ganjar cukup terbuka, mengingat cawapres dalam era Pilpres langsung sejak 2024 sosok yang terpilih menjadi cawapres selalu tokoh yang tidak memimpin di bursa survei. BG adalah sosok yang sangat dekat dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati. Ini adalah modal kuat BG untuk bersaing di bursa cawapres Ganjar Pranowo.

Untuk bursa cawapres pendamping Anies Baswedan, tidak ada nama tokoh yang mengejutkan dalam survei Polstat Indonesia kali ini. Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) masih dinilai publik sebagai sosok yang paling tepat menjadi cawapres pendamping Anies Baswedan.

Konstituen PDI Perjuangan Terbelah

Salah satu temuan menarik lainnya dalam survei Polstat Indonesia kali ini adalah fenomena migrasi pendukung Jokowi dan pemilih PDI Perjuangan. Pendukung Jokowi yang pada awalnya memilih Ganjar, kali ini banyak yang bermigrasi memilih Prabowo Subianto. Total sebanyak 43,5% pemilih Jokowi pada Pilpres 2019 mengaku akan memilih Prabowo jika Pilpres dilaksanakan saat ini dan hanya diikuti oleh tiga capres. Hanya 34,2% pendukung, relawan dan simpatisan Jokowi yang menyatakan akan memilih Ganjar.

Selain fenomena migrasi simpatisan Jokowi, survei Polstat Indonesia juga menemukan fakta menarik bahwa banyak pemilih PDI Perjuangan menjatuhkan pilihan pada Prabowo Subianto kendati Megawati telah mendeklarasi Ganjar Pranowo sebagai capres yang akan diusung PDI perjuangan pada Pilpres 2024 nanti. Logikanya setelah megawati mendeklarasikan capres yang akan diusung partainya, mayoritas konstituen PDI Perjuangan akan tegak lurus mendukung Ganjar. Realitasnya, persentase simpatisan PDI Perjuangan yang memilih Prabowo cukup signifikan.

Ketika Polstat Indonesia membuat analisis cross-tabulation antara variabel partai apa yang dipilih responden dengan variabel capres yang dipilih dalam simulasi tiga nama, ternyata sebanyak 34,6% pemilih PDI Perjuangan mengaku akan memilih Prabowo. Kemudian sebanyak 40,2% menyatakan dukungannya pada Ganjar dan 10,3% memilih Anies. Sementara itu masih terdapat 14,9% pemilih PDI Perjuangan yang mengaku belum punya pilihan (undecided).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!