Dua Hari Tak Makan dan Cuma Minum Air Hujan, Prajurit Kopassus Berhasil Bebaskan 347 Sandera

Selasa, 16 Mei 2023 - 06:30 WIB
Setelah melalui perjalanan panjang yang menyulitkan dan penuh tantangan, para prajurit Kopassus akhirnya tiba di titik yang dituju pada 15 November sesuai dengan rencana. Namun, rencana penyerbuan gagal lantaran ada sejumlah tim yang belum tiba di lokasi sasaran.

Minum Air Sungai dan Hujan untuk Bertahan Hidup

Di tengah guyuran hujan deras dan cuaca yang sangat dingin, para prajurit Kopassus harus menunggu waktu untuk membebaskan sandera. Kondisi yang dialami para prajurit semakin parah karena kelaparan. Hal itu lantaran bekal makanan yang dibawa habis dalam perjalanan.

Meski begitu mereka tidak menyerah dan memilih untuk meminum air hujan dan air sungai untuk bertahan hidup. ”Malam itu lengkaplah ujian kami perbekalan habis dan diguyur hujan deras. Tapi kami tetap waspada. Kami saling menjaga agar tidak lengah karena stamina kami turun,” ujar Komandan Tim Pembebasan Sandera (Dantim Basra) Tembagapura Lettu Inf. Syukma Putra Aditya.

Dengan senyap mereka terus memantau pergerakan para penyandera. Hingga waktunya tiba, tepat pada hari H dan jam J, dimulai dentuman mortar 81 para prajurit mulai melakukan penyeranganan ke Kampung Kimberli untuk membebaskan sandera.

Mendapat serangan mendadak, TPN OPM yang tidak mengira bakal diserang langsung berhamburan menyelamatkan diri. Mereka tidak menyangka jika TNI akan membelah gunung untuk mencapai sasaran dan tidak menggunakan jalan setapak yang biasa digunakan masyarakat. Baku tembak antara Kopassus dan OPM tidak terelakkan selama 30 menit. Aksi saling tembak baru berhenti setelah KKB melarikan diri dan berbaur dengan masyarakat.

Kerja keras prajurit Kopassus pun membuahkan hasil, mereka berhasil menguasai Kampung Kimbeli, Kampung Banti dan perkampungan lainnya dari TPN OPM serta membebaskan ratusan sandera. “Sungguh, kala itu saya tidak merasakan jemari kaki saya yang lecet dan tidak merasakan jeritan perut yang belum terisi apa-apa selain air sungai yang kami minum sore kemarin,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!