Bio Farma: Sampel Uji Klinis Vaksinasi COVID-19 Sebanyak 1.620 Orang
Selasa, 21 Juli 2020 - 14:15 WIB
Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan setidaknya ada 1.620 sampel yang akan divaksinasi pada tahap uji klinis. FOTO/ILUSTRASI/IST
JAKARTA - Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan bahwa sudah menerima vaksin corona asal China. Dia mengatakan bahwa Bio Farma memang bertanggung jawab terhadap distribusi dan produksi vaksinnya.
"Dari vaksin yang sudah sampai minggu kemarin dari China, sekarang lagi kita simpan sesuai ketentuan penyimpanan vaksin yang sesuai standar internasional," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2020).
Dia mengatakan setidaknya ada 1.620 sampel yang akan divaksinasi pada tahap uji klinis. "Saatnya nanti pada saat uji klinis nanti sudah dimulai, kita akan berikan kepada tim untuk diberikan vaksinasi kepada sampel sejumlah 1.620 orang," katanya. (Baca juga: Bio Farma Bakal Produksi Vaksin Corona hingga 250 Juta Dosis/Tahun )
Honesti mengatakan, uji klinis akan digelar di area Bandung dan sekitarnya. "Uji klinisnya akan berlangsung di Bandung dan sekitarnya, kita nanti akan berkoordinasi dengan tim peneliti dari Unpad untuk tempat distribusinya," ungkapnya.
"Dari vaksin yang sudah sampai minggu kemarin dari China, sekarang lagi kita simpan sesuai ketentuan penyimpanan vaksin yang sesuai standar internasional," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2020).
Dia mengatakan setidaknya ada 1.620 sampel yang akan divaksinasi pada tahap uji klinis. "Saatnya nanti pada saat uji klinis nanti sudah dimulai, kita akan berikan kepada tim untuk diberikan vaksinasi kepada sampel sejumlah 1.620 orang," katanya. (Baca juga: Bio Farma Bakal Produksi Vaksin Corona hingga 250 Juta Dosis/Tahun )
Honesti mengatakan, uji klinis akan digelar di area Bandung dan sekitarnya. "Uji klinisnya akan berlangsung di Bandung dan sekitarnya, kita nanti akan berkoordinasi dengan tim peneliti dari Unpad untuk tempat distribusinya," ungkapnya.
Lihat Juga :