Erick Thohir Masuk 3 Besar Cawapres Pilihan Masyarakat untuk Pilpres 2024
Sabtu, 22 April 2023 - 04:15 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir masuk dalam jajaran tiga besar calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir masuk dalam jajaran tiga besar calon wakil presiden (cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Berdasarkan temuan terbaru dari lembaga Indikator Politik Indonesia (IPI), elektabilitas Ketua Umum PSSI itu bersaing dengan para politisi kawakan seperti Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Erick Thohir berada di posisi ketiga dengan angka 11,8%. Sedangkan Ridwan Kamil berada di urutan pertama dengan elektabilitas 19,7% dan Sandiaga Uno 18,4%.
"Selisihnya tidak terlalu jauh, tidak jauh bedanya terutama di nama teratas, Ridwan, Sandi, dan Erick," kata Direktur Eksekutif IPI, Burhanuddin Muhtadi, Jumat (21/4/2023).
Baca juga: Survei PRC: Pasangan Ganjar–Erick Bersaing Ketat dengan Prabowo–Muhaimin
Hasil menunjukkan Erick Thohir meningkat satu posisi dari hasil survei IPI sebelumnya. Dalam hasil survei sebelumnya Erick Thohir bersaing dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi empat dan tiga. Namun setelah dua bulan berselang Erick Thohir berhasil menyalip AHY di posisi ketiga bursa cawapres versi IPI.
Burhanuddin menjelaskan kenaikan elektabilitas oleh mantan Presiden Inter Milan tersebut tidak lepas dari keberhasilannya dalam meredam dinamika di dunia sepak bola Indonesia. Indonesia terancam oleh sanksi berat FIFA setelah pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20. Berkat kepiawaian negosiasi Erick Thohir, FIFA akhirnya hanya memberikan sanksi ringan kepada Indonesia. Hal ini menjadi salah satu keberhasilan kepemimpinan Erick Thohir di PSSI, sehingga memberikan insentif elektoral pada bursa cawapres versi IPI.
Erick Thohir berada di posisi ketiga dengan angka 11,8%. Sedangkan Ridwan Kamil berada di urutan pertama dengan elektabilitas 19,7% dan Sandiaga Uno 18,4%.
"Selisihnya tidak terlalu jauh, tidak jauh bedanya terutama di nama teratas, Ridwan, Sandi, dan Erick," kata Direktur Eksekutif IPI, Burhanuddin Muhtadi, Jumat (21/4/2023).
Baca juga: Survei PRC: Pasangan Ganjar–Erick Bersaing Ketat dengan Prabowo–Muhaimin
Hasil menunjukkan Erick Thohir meningkat satu posisi dari hasil survei IPI sebelumnya. Dalam hasil survei sebelumnya Erick Thohir bersaing dengan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di posisi empat dan tiga. Namun setelah dua bulan berselang Erick Thohir berhasil menyalip AHY di posisi ketiga bursa cawapres versi IPI.
Burhanuddin menjelaskan kenaikan elektabilitas oleh mantan Presiden Inter Milan tersebut tidak lepas dari keberhasilannya dalam meredam dinamika di dunia sepak bola Indonesia. Indonesia terancam oleh sanksi berat FIFA setelah pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20. Berkat kepiawaian negosiasi Erick Thohir, FIFA akhirnya hanya memberikan sanksi ringan kepada Indonesia. Hal ini menjadi salah satu keberhasilan kepemimpinan Erick Thohir di PSSI, sehingga memberikan insentif elektoral pada bursa cawapres versi IPI.
Lihat Juga :