Ada Peran Zulhas di Balik Tingginya Approval Rating Jokowi
Minggu, 09 April 2023 - 18:03 WIB
Salah satu alasan tingginya tingkat kepuasan terhadap kerja Jokowi dilatari banyaknya persepsi positif atas kondisi perekonomian nasional. Dari temuan LSI, tren kondisi ekonomi nasional terhadap persepsi masyarakat pada periode April berada di angka 26,3%.
Persepsi positif ini ditunjang berkat kerja Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang berhasil mengendalikan harga bahan pokok selama Ramadan, termasuk jelang Lebaran. Bahkan, Presiden Jokowi menyatakan banyak harga sembako yang justru turun.
"Urusan pasokan tidak ada masalah. Harga justru banyak yang turun. Ini bagus dalam posisi mau Lebaran," kata Jokowi usai meninjau harga bahan pokok di pasar tradisional, beberapa waktu lalu.
Sementara terkait hasil jajak pendapat LSI, menurut Djayadi, angka 76,8% terkait approval rating Jokowi menjadi yang tertinggi sepanjang temuan survei tren kepuasan publik. Pada periode Januari 2023, misalnya, approval rating Jokowi berada di angka 76,2 persen. Sempat turun ke 75,9 persen pada Februari.
"Persepsi positif atas kondisi perkonomian nasional tampak sedikit meningkat dibanding temuan sebelumnya," kata Djayadi.
Persepsi positif ini ditunjang berkat kerja Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang berhasil mengendalikan harga bahan pokok selama Ramadan, termasuk jelang Lebaran. Bahkan, Presiden Jokowi menyatakan banyak harga sembako yang justru turun.
"Urusan pasokan tidak ada masalah. Harga justru banyak yang turun. Ini bagus dalam posisi mau Lebaran," kata Jokowi usai meninjau harga bahan pokok di pasar tradisional, beberapa waktu lalu.
Sementara terkait hasil jajak pendapat LSI, menurut Djayadi, angka 76,8% terkait approval rating Jokowi menjadi yang tertinggi sepanjang temuan survei tren kepuasan publik. Pada periode Januari 2023, misalnya, approval rating Jokowi berada di angka 76,2 persen. Sempat turun ke 75,9 persen pada Februari.
"Persepsi positif atas kondisi perkonomian nasional tampak sedikit meningkat dibanding temuan sebelumnya," kata Djayadi.
(abd)
Lihat Juga :