Soal Pemilu, Muhammadiyah Sebut Punya Kesamaan Sikap Politik dengan PDIP

Kamis, 06 April 2023 - 01:18 WIB
Abdul Mu'ti menuturkan, keputusan mendukung pemilu dengan sistem proporsional tertutup sudah dikuatkan dalam Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo pada tahun 2022. Saat itu Muhammadiyah sepakat menolak sistem proporsional terbuka yang berlaku sekarang, dimana pemilih bisa langsung mencoblos caleg yang diusung partai.

Muhammadiyah menilai sistem terbuka itu melahirkan iklim demokrasi yang pragmatis dan tidak sehat. Sebab akan meningkatkan politik uang, jegal menjegal antarcalon, hingga penggunaan politik identitas dengan sentimen primordial berbau SARA dari masing-masing kontestan yang berakibat polarisasi masyarakat.

Selain itu, caleg terpilih dari sistem ini sering kali berdasarkan popularitas semata, dan bukan karena asas meritokrasi, kapabilitas dan profesionalisme. Sehingga pada akhirnya, kepentingan rakyat banyak yang dikorbankan.

Baca Juga: PDIP Sebut Pemilu Terbuka Kompetisi Pencitraan dan Mobilisasi Kekayaan

Sementara jika digelar dengan sistem tertutup, pemilih hanya akan mencoblos partai dan caleg yang lolos ke Senayan akan ditentukan berdasarkan nomor urut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!