Ketua KPK Peringatkan Kepala Daerah: Jangan Korupsi, Kalau Ketangkap Enggak Ada yang Tolong
Selasa, 21 Maret 2023 - 15:16 WIB
Baca juga: Jaga Integritas Penjabat Kepala Daerah, KPK: Tidak Boleh Ada Utang Budi
Dalam kesempatan itu, Firli menjelaskan, korupsi terbesar ada di sektor pemerintah daerah. Berdasarkan data yang dikantongi Firli, ada sekira 54 persen kasus yang ditangani KPK melingkupi pemerintah daerah. Di mana, hampir seluruh kasus sudah divonis bersalah.
"Kasus korupsi terjadi 54 persen itu di pemerintah daerah, kita bagi lagi dua, 34 persen terjadi di provinsi, 41 persen terjadi di kabupaten kota, ini fakta," terangnya.
"Nah saya minta walkot, gubernur, bupati tidak bertambah lagi, tapi tidak bertambah bukan karena bapak akal-akalan, tapi bapak betul-betul sudah melaksanakan sistem tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Firli menjelaskan, korupsi terbesar ada di sektor pemerintah daerah. Berdasarkan data yang dikantongi Firli, ada sekira 54 persen kasus yang ditangani KPK melingkupi pemerintah daerah. Di mana, hampir seluruh kasus sudah divonis bersalah.
"Kasus korupsi terjadi 54 persen itu di pemerintah daerah, kita bagi lagi dua, 34 persen terjadi di provinsi, 41 persen terjadi di kabupaten kota, ini fakta," terangnya.
Pejabat Daerah Paling Banyak Jadi Tersangka
Pejabat daerah yang paling banyak menjadi tersangka KPK, diungkapkan Firli, adalah wali kota dan gubernur. Firli berharap, agar tidak ada lagi pejabat maupun kepala daerah yang menjadi tersangka di KPK."Nah saya minta walkot, gubernur, bupati tidak bertambah lagi, tapi tidak bertambah bukan karena bapak akal-akalan, tapi bapak betul-betul sudah melaksanakan sistem tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik," ungkapnya.
Lihat Juga :