Publik Indonesia Tolak Timnas Israel karena UUD 1945 Antipenjajahan, Bukan Anti-Yahudi

Kamis, 16 Maret 2023 - 13:48 WIB
Dari sini bisa terbaca bahwa Israel, kata Hendrajit, merupakan ujung tombak konspirasi internasional untuk menguasai Timur Tengah melalui Palestina. Penolakan masyarakat Indonesia terhadap Timnas Israel, kata dia, jelas bukan didasarkan atas sikap anti-semit seperti para pengikut Hitler, bukan pula Islam versus Yahudi.

"Oleh sebab kita menentang Israel sebagai bagian integral dari skema penjajahan asing, hingga kini kita tidak mengakui eksistensi Israel sebagai negara-bangsa. Maka pastinya juga tidak mengakui segala atribut dan perlambang negara yang bersangkutan. Termasuk bendera kebangsaan Israel," kata Hendrajit.

Dia menyayangkan sikap mendua pemerintah Indonesia dalam menyikapi Israel. Tetap mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina tetapi di sisi lain mengizinkan Timnas Israel masuk ke Indonesia.

Dia menilai politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif bukan menganut azas pasifisme dan oportunisme. Politik luar negeri bebas dan aktif berarti konstruktif dalam penyusunan kebijakan dan proaktif-progresif dalam pergerakan. "Tidak boleh ada kebenaran yang mendua," tuturnya.

Sikap Global Future Institute ini menambah deretan penolakan terhadap kehadiran Timnas Israel dalam laga Piala Dunia U-20. Sejumlah pengurus organisasi masyarakat (ormas) juga telah menyatakan penolakan dan keberatan atas hadirnya Timnas Israel, di antaranya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), termasuk ormas Islam seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammadiyah, dan Persatuan Islam (Persis).
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!