Mengungkap Harta dan Transaksi Tak Wajar

Selasa, 14 Maret 2023 - 09:44 WIB
Terbongkarnya kasus kepemilikan harta tidak wajar oknum pejabat Kantor Pajak dan Kantor Bea Cukai harus jadi momentum bagi pemerintah dalam membersihkan birokrasi dari aparat korup. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
PERISTIWA penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David Ozara bukan sekadar peristiwa kriminal biasa. Ibarat Kotak Pandora, peristiwa ini malah mengungkap sederetan fakta yang menggegerkan publik. Seperti diketahui, kejadian ini mengungkap profil Mario yang senang pemer barang mewah di media sosial, seperti wara-wiri menggunakan mobil mewah Robicon dan motor Harley.

Terungkap juga sosok ayah David Dandy, yakni Rafael Alun Triambodo. Rafael seorang pegawai negeri atau ASN Eselon III di Direktorat Jendral Pajak, Kementerian Keuangan. Tiba-tiba saja Rafael jadi sosok populer di seantero negeri. Betapa tidak, harta kekayaan yang dilaporkannya ke LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) mencapai Rp56 miliar.



Baca Juga e-paper koran-sindo.com

Selain itu masih ada lagi harta yang tidak dilaporkan. Laporan PPATK menyebutkan, Rafael memiliki 40 rekening dengan jumlah transaksi yang fantastis, Rp500 miliar. Rafael juga memiliki uang yang disimpan di beberapa safe deposit box. Dari satu save deposit box yang diblokir Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), terdapat uang dengan jumlah Rp37 miliar. Seberapa banyak sebenarnya harta yang dimiliki Rafael ini, publik pun masih bertanya-tanya. Besar kemungkinan masih akan ada kejutan lagi dari sosok Rafael ini
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!