Terima Utusan Presiden Zelensky, DPR Konsisten Dukung Ukraina
Rabu, 01 Maret 2023 - 17:17 WIB
Tamila Tasheva berterima kasih kepada sikap konsisten Indonesia di dalam Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ketika membahas persoalan Ukraina. “Muslim Ukraina terutama Krimea Tartar sudah mengalami persekusi dari Rusia sejak 2014. Sedikitnya 181 warga Krimea Tartar saat ini menjadi tahanan politik di bawah pemerintah Rusia yang menjajah Krimea,” tuturnya.
Mariia Mezentseva berterima kasih kepada kolega Fadli Zon yang konsisten terhadap integritas wilayah Ukraina saat berkunjung pada Juli 2022. Saat itu Fadli Zon berkunjung ke Ukraina bersama Inter-Parliamentary Union (IPU) Task Force untuk resolusi konflik Rusia-Ukraina.
Dalam kunjungannya, Fadli Zon sempat mengecek sejumlah bangunan sipil yang hancur dampak invasi Rusia hingga pemakaman massal di Bucha. “Kami akan terus mencoba mendorong negosiasi karena negosiasi adalah kunci atas berhentinya perang. Dan saya berharap segera berdirinya proses pembangunan ulang dan restorasi kepada wilayah-wilayah yang terdampak perang,” tutur Fadli Zon menanggapi pernyataan koleganya dari Ukraina tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Putu Supadma Rudana mengatakan, proses rekonstruksi pascaperang menjadi hal yang sangat penting bagi bangsa Ukraina. “Kami berusaha untuk mendorong dan meyakinkan perusahaan-perusahaan Indonesia terutama perusahaan-perusahaan BUMN untuk menjadi bagian dari rebuilding proses di Ukraina,” tutur Anggota Komisi VI DPR tersebut. Baca juga: Kutuk Kunjungan Menteri Israel ke Al-Aqsa, BKSAP DPR: Ini Provokatif, Intimidatif
Duta Besar Vasyl Hamianin berterima kasih atas sambutan hangat dari Parleman Indonesia. Dia berharap Indonesia dapat terlibat dalam pembangunan di Ukraina.
Mariia Mezentseva berterima kasih kepada kolega Fadli Zon yang konsisten terhadap integritas wilayah Ukraina saat berkunjung pada Juli 2022. Saat itu Fadli Zon berkunjung ke Ukraina bersama Inter-Parliamentary Union (IPU) Task Force untuk resolusi konflik Rusia-Ukraina.
Dalam kunjungannya, Fadli Zon sempat mengecek sejumlah bangunan sipil yang hancur dampak invasi Rusia hingga pemakaman massal di Bucha. “Kami akan terus mencoba mendorong negosiasi karena negosiasi adalah kunci atas berhentinya perang. Dan saya berharap segera berdirinya proses pembangunan ulang dan restorasi kepada wilayah-wilayah yang terdampak perang,” tutur Fadli Zon menanggapi pernyataan koleganya dari Ukraina tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Putu Supadma Rudana mengatakan, proses rekonstruksi pascaperang menjadi hal yang sangat penting bagi bangsa Ukraina. “Kami berusaha untuk mendorong dan meyakinkan perusahaan-perusahaan Indonesia terutama perusahaan-perusahaan BUMN untuk menjadi bagian dari rebuilding proses di Ukraina,” tutur Anggota Komisi VI DPR tersebut. Baca juga: Kutuk Kunjungan Menteri Israel ke Al-Aqsa, BKSAP DPR: Ini Provokatif, Intimidatif
Duta Besar Vasyl Hamianin berterima kasih atas sambutan hangat dari Parleman Indonesia. Dia berharap Indonesia dapat terlibat dalam pembangunan di Ukraina.
(poe)
Lihat Juga :