Kemenkes: Masyarakat yang Sudah Vaksinasi Lengkap Punya Kadar Antibodi Tertinggi
Selasa, 07 Februari 2023 - 13:41 WIB
Studi serologi survei ke-3 untuk mengetahui status imunitas dari masyarakat dilakukan oleh Kemenkes bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI). Studi terhadap 16.286 responden di 34 provinsi dan 99 kabupaten/kota.
Adapun responden yang dipilih merupakan responden yang sama dengan studi sero survei Juli 2022 dan Desember 2021. Sedangkan tujuan pemilihan responden yang sama untuk melihat perubahan kadar antibodi dari Desember 2021 hingga Januari 2023.
Baca juga: Kemenkes Ungkap Alasan Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua
Ahli Epidemiolog FKM UI Iwan Ariawan mengungkapkan bahwa tujuan survei serologi untuk mengetahui persentase penduduk Indonesia yang sudah punya antibodi terhadap SARS CoV-2. Metodologi tersebut berhasil mengumpulkan darah dari 16.286 responden yang kemudian diperiksa antibodinya.
“Hasilnya, pada Desember 2021 pada orang yang sama itu 88% kita katakan penduduk Indonesia sudah memiliki imunitas terhadap Covid-19, di Juli 2022 naik jadi 98,5%, kemudian di Januari 2023 naik menjadi 99% penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi,” ujar Iwan.
Adapun responden yang dipilih merupakan responden yang sama dengan studi sero survei Juli 2022 dan Desember 2021. Sedangkan tujuan pemilihan responden yang sama untuk melihat perubahan kadar antibodi dari Desember 2021 hingga Januari 2023.
Baca juga: Kemenkes Ungkap Alasan Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Booster Kedua
Ahli Epidemiolog FKM UI Iwan Ariawan mengungkapkan bahwa tujuan survei serologi untuk mengetahui persentase penduduk Indonesia yang sudah punya antibodi terhadap SARS CoV-2. Metodologi tersebut berhasil mengumpulkan darah dari 16.286 responden yang kemudian diperiksa antibodinya.
“Hasilnya, pada Desember 2021 pada orang yang sama itu 88% kita katakan penduduk Indonesia sudah memiliki imunitas terhadap Covid-19, di Juli 2022 naik jadi 98,5%, kemudian di Januari 2023 naik menjadi 99% penduduk Indonesia sudah memiliki antibodi,” ujar Iwan.
Lihat Juga :