Politikus Senior Golkar Raih Doktor Administrasi Negara
Senin, 06 Februari 2023 - 17:04 WIB
Ia menjelaskan, parpol adalah satu-satunya institusi publik yang mendapat mandat konstitusional sebagaimana Pasal 6A dan Pasal 22E dan Pasal 18 UUD 1945. Parpol menjalankan fungsi rekrutmen atas jabatan politik di legislatif dan eksekutif, sekaligus menjalankan fungsi representatif yang wajib dipertanggungjawabkan kepada rakyat.
"Disertasi ini adalah disertasi Ilmu Administrasi Publik, Administrasi Pembangunan Negara dari perspektif politik. Terwujudnya good governance membutuhkan aktor politik untuk menjalankan kekuasaan politik yang dihasilkan oleh pemilu sebagai instrument demokrasi yang pesertanya adalah partai politik," katanya.
Politikus senior ini menjadikan Partai Golkar sebagai lokus disertasinya. Ia melihat adanya permasalahan menyangkut tata kelola fungsi representasi dan fungsi rekrutmen Partai Golkar yang belum optimal dalam mewujudkan good governance di era Reformasi. Kemudian bagaimana model tata kelola fungsi representasi dan fungsi rekrutmen Partai Golkar yang mampu mendorong terwujudnya good governance di era reformasi.
Dalam penelitiannya, Agun menggunakan Teknik Slovin untuk perhitungan populasi dan sampel, sehingga penelitian ini melibatkan 69 dari 222 responden kuantitatif dari internal Golkar serta narasumber kualitatif sebanyak 22 narasumber internal dari elite Golkar dan pakar.
"Selama era Reformasi dari tahun 1999-2022, fungsi rekrutmen mengalami fluktuasi dan berjalan dengan mekanisme yang berubah-ubah," katanya.
"Disertasi ini adalah disertasi Ilmu Administrasi Publik, Administrasi Pembangunan Negara dari perspektif politik. Terwujudnya good governance membutuhkan aktor politik untuk menjalankan kekuasaan politik yang dihasilkan oleh pemilu sebagai instrument demokrasi yang pesertanya adalah partai politik," katanya.
Politikus senior ini menjadikan Partai Golkar sebagai lokus disertasinya. Ia melihat adanya permasalahan menyangkut tata kelola fungsi representasi dan fungsi rekrutmen Partai Golkar yang belum optimal dalam mewujudkan good governance di era Reformasi. Kemudian bagaimana model tata kelola fungsi representasi dan fungsi rekrutmen Partai Golkar yang mampu mendorong terwujudnya good governance di era reformasi.
Dalam penelitiannya, Agun menggunakan Teknik Slovin untuk perhitungan populasi dan sampel, sehingga penelitian ini melibatkan 69 dari 222 responden kuantitatif dari internal Golkar serta narasumber kualitatif sebanyak 22 narasumber internal dari elite Golkar dan pakar.
"Selama era Reformasi dari tahun 1999-2022, fungsi rekrutmen mengalami fluktuasi dan berjalan dengan mekanisme yang berubah-ubah," katanya.
Lihat Juga :