Politikus Senior Golkar Raih Doktor Administrasi Negara
Senin, 06 Februari 2023 - 17:04 WIB
Anggota DPR Agun Gunandjar Sudarsa menjalani ujian terbuka doktor Administrasi Negara di Politeknik STIA LAN Jakarta, Senin (6/2/2023). FOTO/IST
JAKARTA - Anggota DPR Agun Gunandjar Sudarsa berhasil meraih gelar Doktor Administrasi Negara dari Politeknik Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Lembaga Administrasi Negara (STIA LAN) Jakarta, Senin (6/2/2023). Ia berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Tata Kelola Fungsi Representasi dan Rekrutmen Partai Golkar dalam Mewujudkan Good governance di Era reformasi.
Di hadapan tim pembimbing dan penguji, Prof Nurliah Nurdin, Muhammad Taufik, Makhdum, Prof Zainuddin Amali, R Luki, Asropi, dan Prof Djohermansyah Djohan, Agun memaparkan hasil penelitian disertasinya. Menurut Anggota Komisi XI DPR ini, pelaksanaan good governance hingga saat ini belum bisa diwujudkan secara baik dan benar. Padahal landasan good governance ini telah dirumuskan dalam TAP MPR No XI/MPR/1998 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi.
"Adanya masalah dengan partai politik yang belum mampu menjalankan fungsinya secara baik, dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemerintahan negara. Indeks Persepsi Korupsi kita pada tahun 2022 mengalami anjlok luar biasa," kata Agun di Ruang Serbaguna Politeknik STIA LAN Jakarta.
Agun juga memaparkan, parpol menjadi institusi publik yang terendah mendapat kepercayaan publik. Dua hal inilah yang menjadi latar belakang bahwa pemerintahan yang baik hanya dapat diwujudkan oleh tata kelola partai politik yang baik.
Di hadapan tim pembimbing dan penguji, Prof Nurliah Nurdin, Muhammad Taufik, Makhdum, Prof Zainuddin Amali, R Luki, Asropi, dan Prof Djohermansyah Djohan, Agun memaparkan hasil penelitian disertasinya. Menurut Anggota Komisi XI DPR ini, pelaksanaan good governance hingga saat ini belum bisa diwujudkan secara baik dan benar. Padahal landasan good governance ini telah dirumuskan dalam TAP MPR No XI/MPR/1998 Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi.
"Adanya masalah dengan partai politik yang belum mampu menjalankan fungsinya secara baik, dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemerintahan negara. Indeks Persepsi Korupsi kita pada tahun 2022 mengalami anjlok luar biasa," kata Agun di Ruang Serbaguna Politeknik STIA LAN Jakarta.
Agun juga memaparkan, parpol menjadi institusi publik yang terendah mendapat kepercayaan publik. Dua hal inilah yang menjadi latar belakang bahwa pemerintahan yang baik hanya dapat diwujudkan oleh tata kelola partai politik yang baik.
Lihat Juga :