Polri Ingin Adopsi Aplikasi yang Bisa Deteksi Kerusuhan di Stadion
Rabu, 01 Februari 2023 - 19:20 WIB
Kursus tersebut, kata Agung, selain diikuti oleh Polri, juga oleh beberapa kementerian/lembaga. Antara lain, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT LIB (Liga Indonesia Baru).
Baca juga: Tutup Pelatihan Manajemen Kompetisi, Kapolri: Peristiwa Kanjuruhan Tak Boleh Terjadi Lagi
Agung mengatakan, pada simulasi pengamanan SUGBK terdapat sejumlah temuan. Terdapat ancaman terhadap dua objek vital yang berdekatan. "Yaitu gedung DPR perkantoran pemerintah dan pusat perbelanjaan," ujar Agung.
Agung menambahkan, pada SUGBK terdapat pintu masuk cukup banyak pada akses stadion yaitu 94 pintu kecil untuk kecil dan 20 akses jalan raya menuju ke SUGBK. Agung juga menyebutkan pihak pengelola SUGBK belum menjalan manajemen resiko secara maksimal. "Kemudian manajemen risiko belum dijalankan maksimal oleh pengelola," tutup Agung.
Baca juga: Tutup Pelatihan Manajemen Kompetisi, Kapolri: Peristiwa Kanjuruhan Tak Boleh Terjadi Lagi
Agung mengatakan, pada simulasi pengamanan SUGBK terdapat sejumlah temuan. Terdapat ancaman terhadap dua objek vital yang berdekatan. "Yaitu gedung DPR perkantoran pemerintah dan pusat perbelanjaan," ujar Agung.
Agung menambahkan, pada SUGBK terdapat pintu masuk cukup banyak pada akses stadion yaitu 94 pintu kecil untuk kecil dan 20 akses jalan raya menuju ke SUGBK. Agung juga menyebutkan pihak pengelola SUGBK belum menjalan manajemen resiko secara maksimal. "Kemudian manajemen risiko belum dijalankan maksimal oleh pengelola," tutup Agung.
(cip)
Lihat Juga :