RUU HIP Ingatkan Mantra Soeharto Habisi Lawan Politik

Selasa, 14 Juli 2020 - 08:01 WIB
"Pancasila sudah final, NKRI final, negara kesatuan sudah final. Oleh karena itu, kita harus pasang badan all out habis jaga Pancasila, jaga kebhinekaan, jaga keindonesian, jaga pluralisme kita," ungkapnya dalam video bertajuk "Pancasila mau di edit jadi ekasila !!! Anda setuju?"

(Baca: PDIP Copot Rieke untuk Pastikan RUU HIP dan Cipta Kerja Berlanjut)

Dia menegaskan adanya kewajiban untuk membela Pancasila bila ada kelompok yang mencoba mengerogoti atau menganggunya. Semestinya, lanjut Pangi, penyuara slogan Saya Pancasila, Saya Indonesia termasuk kelompok yang bereaksi keras terhadap RUU HIP. Sebab dari slogan itu merekalah yang paling Pancasilais, paling Indonesia. Sementara yang lain distempel seolah-olah radikal, intoleran, tidak setia pada Pancasila.

Ia meminta semua pihak agar menghentikan aksi stempel dan menuduh orang radikal, intoleran, tidak pancasilais.

"Jangan patok-patok orang begitu, seolah-olah anda paling pancasila, yang lain radikal, ini frasa yang agak tendensius dan menyudutkan sesama warga bangsa, begitu Pancasila mau di edit, tidak beraksi, diam. Lawan dan jaga Pancasila kita, Kalian Setuju Pancasila Mau diubah jadi TRISILA? Ditunggu komentarnya kawan-kawan, dagelan lucu-lucuan, habis itu ayo kita tertawa bareng kawan-kawan....Lawan!!! Merdeka Bro!!!," ucapnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!