Waspada Bahaya Narkoba Ancam Pedesaan

Minggu, 10 Mei 2015 - 18:09 WIB
Waspada Bahaya Narkoba...
Waspada Bahaya Narkoba Ancam Pedesaan
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) terus melakukan upaya pencegahan, agar masyarakat Indonesia bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kali ini BNN menyasar kegiatan pencegahannya kepada masyarakat pedesaan.

Direktur Diseminasi Informasi Deputi Bidang Pencegahan BNN Gun Gun Siswadi mengatakan, hal ini dilakukan BNN mengingat peredaran gelap narkoba sudah sampai pelosok pedesaan.

“Jadi saat ini yang diincar oleh sindikat bukan saja masyarakat yang tinggal di kota," ungkap Gun Gun, Dialog Interaktif dengan Radio Komunitas Desa Susukan, di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Minggu (10/5/2015).

"Tetapi sudah mengarahkan bisnis haramnya di pelosok-pelosok desa. Hal ini terlihat dari data yang dimiliki BNN bahwa tidak ada satupun daerah di Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkoba," imbuhnya.

Gun Gun berpesan, masyarakat di pedesaan harus waspada jangan sampai keluarganya menjadi korban dari peredaran gelap narkoba. "Hati-hati dengan orang asing yang kos atau kontrak di sekitar kita," sambungnya.

Menurutnya, sindikat narkoba seringkali memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat pedesaan untuk memuluskan bisnis haramnya.

“Sulit untuk mengetahui seseorang itu sindikat atau tidak. Bisa saja seorang sindikat memiliki sikap yang ramah dan peduli dengan lingkungan sekitar. Misalnya suka menyumbang di masjid dan lain-lain. Tetapi bisa juga sebaliknya," ujarnya.

Dia menegaskan, yang paling penting adalah setiap orang harus menjaga keluarganya dari penyalahgunaan narkoba. Salah satu caranya dengan membekali keluarga dengan ilmu agama yang cukup.

"Jadilah contoh yang baik bagi anak-anak kita," kata Gun Gun.

Sementara Slamet, anggota komunitas Radio Susukan mengatakan penting memberikan informasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat.

Ketidaktahuan masyarakat kata Slamet dimanfaatkan oleh bandar untuk mengedarkan narkoba. Apalagi saat ini beredar narkoba baru yang belum diketahui jenis dan namanya.

"Saya mengapresiasi langkah BNN yang berkunjung ke pedesaan untuk menyampaikan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat. Ini sangat baik, mengingat desa sudah tidak aman dari pengaruh narkoba," tuturnya.

"Apalagi saat ini banyak anak muda dari Desa Susukan yang bekerja di Jakarta dan Bandung. Saya khawatir ketika mereka kembali ke desa dengan membawa pengaruh yang kurang baik dari kota," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Infografis
Mengenal Child Grooming:...
Mengenal Child Grooming: Bahaya Manipulasi Psikologis yang Dialami Aurelie Moeremans
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved