Diduga Gagal Beli Motor, Pemuda Bunuh Diri
Sabtu, 09 Mei 2015 - 11:24 WIB
Diduga Gagal Beli Motor, Pemuda Bunuh Diri
A
A
A
BEKASI - Seorang pemuda yang bekerja sebagai tukang kebun ditemukan tewas bunuh diri di rumah majikannya di Jalan Agus Salim RT 07/007, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, kemarin pagi.
”Ali Sudiro, 18, sudah tergantung di atap beranda rumah menggunakan tali merah,” kata saksi di lokasi, Kemih, 54, kepada penyidik. Dia tidak menyangka temannya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu. Melihat itu, Kemih langsung memberitahukan majikannya, Suratno, 79, dan sejumlah warga setempat.
Polsek Bekasi Timur yang mendapatkan laporan itu segera ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menurunkan jasad korban. Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo mengatakan, hasil penyelidikan sementara diduga motif tukang kebun yang sudah bekerja tiga tahun itu nekat mengakhiri hidupnya karena putus asa.
”Dia ingin membeli sepeda motor, tapi uangnya tidak mencukupi,” ujarnya. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui motif sebenarnya. Di bagian lain, IS alias Irwan, 38, sopir rental mobil yang beralih jadi bandar sabu, dibekuk petugas Satuan Narkoba Polres Bogor Kota di Jalan Mampang Prapatan VII, Kelurahan/Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (7/5).
Dari informasi yang dihimpun, tertangkapnya Irwan setelah Satuan Narkoba Polres Bogor Kota melakukan pengembangan terhadappengedarnarkobayang biasa beroperasi di wilayah Bogor. ”Ini hasil pengembangan sejumlah pemakai dan pengedar yang mengabarkan bahwa sabu diperoleh dari seorang bandar asal Jakarta berinisial IR. Kita menangkap yang bersangkutan di Mampang Prapatan,” ujar Kabag Operasional Polres Bogor Kota Kompol Sahroni.
Abdullah m surjaya/ haryudi
”Ali Sudiro, 18, sudah tergantung di atap beranda rumah menggunakan tali merah,” kata saksi di lokasi, Kemih, 54, kepada penyidik. Dia tidak menyangka temannya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara seperti itu. Melihat itu, Kemih langsung memberitahukan majikannya, Suratno, 79, dan sejumlah warga setempat.
Polsek Bekasi Timur yang mendapatkan laporan itu segera ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menurunkan jasad korban. Kasubbag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo mengatakan, hasil penyelidikan sementara diduga motif tukang kebun yang sudah bekerja tiga tahun itu nekat mengakhiri hidupnya karena putus asa.
”Dia ingin membeli sepeda motor, tapi uangnya tidak mencukupi,” ujarnya. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui motif sebenarnya. Di bagian lain, IS alias Irwan, 38, sopir rental mobil yang beralih jadi bandar sabu, dibekuk petugas Satuan Narkoba Polres Bogor Kota di Jalan Mampang Prapatan VII, Kelurahan/Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (7/5).
Dari informasi yang dihimpun, tertangkapnya Irwan setelah Satuan Narkoba Polres Bogor Kota melakukan pengembangan terhadappengedarnarkobayang biasa beroperasi di wilayah Bogor. ”Ini hasil pengembangan sejumlah pemakai dan pengedar yang mengabarkan bahwa sabu diperoleh dari seorang bandar asal Jakarta berinisial IR. Kita menangkap yang bersangkutan di Mampang Prapatan,” ujar Kabag Operasional Polres Bogor Kota Kompol Sahroni.
Abdullah m surjaya/ haryudi
(bbg)