Kejagung Klaim Eksekusi Mati Gelombang Kedua Sempurna

Kamis, 30 April 2015 - 11:54 WIB
Kejagung Klaim Eksekusi...
Kejagung Klaim Eksekusi Mati Gelombang Kedua Sempurna
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menuntaskan proses eksekusi mati terhadap delapan terpidana mati kasus narkoba di Lapangan Tembak Linus Buntu, Nusakambangan, Cilacap pada Rabu 29 April 2015 dini hari.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Tony Spontana menyatakan, eksekusi gelombang kedua dikatakan lebih sukses ketimbang eksekusi tahap pertama.

"Eksekusi dini hari berlangsung lebih baik dan sempurna dibanding pertama," kata Tony, di Kejagung, Jakarta, Kamis (30/4/2015).

Menurut Tony, pasca eksekusi berakhir, Jaksa Agung HM Prasetyo bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti langsung meninjau lokasi tempat delapan terpidana dieksekusi. Katanya, hasil evaluasi di lapangan menunjukan eksekusi berlangsung lancar.

Tony mengatakan, parameter sukses di eksekusi tahap kedua ini lantaran jumlah terpidana mati yang dieksekusi tim regu tembak jauh lebih banyak ketimbang eksekusi sebelumnya.

"Cuaca mendukung, fasilitas sudah direhab lebih baik dari yang pertama," ujar Tony.

Seperti diketahui, pada Rabu dini hari kemarin, Jaksa eksekutor sudah merampungkan eksekusi mati terhadap delapan terpidana kasus narkoba.

Satu terpidana asal Filipina Mary Jane Viesta Veloso gagal dieksekusi 30 menit sebelum pelaksanaan setelah ada permintaan dari pemerintah Filipina.

Gagal di eksekusi, Mary Jane langsung dipulangkan ke sel asalnya di Lembaga Pemasyarakatan Klas II Wirogunan, Sleman.

Sementara terpidana lainnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga buat dimakamkan dan dipulangkan ke negaranya masing-masing.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved