Hadir di HUT Kopassus, Eks Panglima GAM Pastikan Aceh Aman

Rabu, 29 April 2015 - 23:55 WIB
Hadir di HUT Kopassus,...
Hadir di HUT Kopassus, Eks Panglima GAM Pastikan Aceh Aman
A A A
JAKARTA - Ada yang istimewa dalam perayaan HUT ke-63 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) hari ini. Danjen Kopassus Mayjen TNI Doni Monardo mengundang sejumlah pihak yang dulu berseteru dengan prajurit korps baret merah tersebut dalam sebuah forum silaturahim.

Salah satunya adalah Muzakir Manaf, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka atau GAM. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Gubernur Provinsi Nangroe Aceh Darussalam itu tampak duduk di deretan depan tenda utama.

Posisi duduknya sejajar dengan Panglima Angkatan Bersenjata Timor Leste, tokoh adat Papua, tokoh adat Maluku, tokoh adat Kalimantan Utara, dan sejumlah tamu penting lainnya.

Muzakir tampak bersahaja mengenakan baju batik warna biru tua lengan panjang dan bercelana hitam. Jenggot, jambang dan kumisnya dibiarkan tumbuh lebat menghiasi wajah.

Saat ditemui usai prosesi HUT ke-63 Kopassus di Lapangan Upacara Makopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Muzakir mengatakan, hingga kini kondisi Aceh sangat aman. Perseteruan antara GAM dan TNI, khususnya prajurit Kopassus sudah usai.

"Namanya kita sudah damai, sudah tidak ada yang kita perebutkan. Sejauh ini kondisi Aceh aman. Lebih daripada aman," kata Muzakir, Rabu (29/4/2015).

Meski kondisi di provinsi yang terkenal dengan sebutan Serambi Mekah itu telah aman, Muzakir mengatakan, masih ada kelompok-kelompok pengacau yang belum menyatakan kesetiaannya kepada republik.

Sebelumnya, lanjut Muzakir, salah satu pemimpin kelompok pengacau yang belum bergabung dengan Indonesia, Din Minimi, telah ditangkap oleh pihak yang berwenang.

"Sementara ini, Kelompok dia (Din Minimi) sudah ketangkap. Yang belum sadar ya kita harapkan sadar kembali ke pangkuan saudara, keluarganya," kata pria kelahiran Seunudon, Aceh Utara, Aceh, 3 April 1964 silam itu.

"Sempalan GAM sudah tidak ada, cuma kelompok-kelompok yang bersifat pengacau. Din Minimi bukan anggota GAM, bapaknya anggota GAM, tapi dia bukan," imbuhnya.

Lantas, bagaimana kesan salah satu mantan pentolan GAM ini terhadap Kopassus yang dulu melakukan operasi militer di Aceh? Muzakir menuturkan, kondisi Kopassus kini jauh lebih baik dan lebih profesional dari tahun-tahun sebelumnya. Korps baret merah ini, lanjut dia, menjadi semakin terbuka dan dekat dengan rakyat.

Muzakir menambahkan, tanpa dukungan dari rakyat, Kopassus tidak akan sukses melaksanakan tugas mempertahankan negara. "Saya rasa lebih transparan, lebih maju ke depan. Kita lihat Kopassus lebih giat dalam mempertahankan Tanah Air dan lebih profesional. Sama semua lapisan mesti baik. Karena semua gerakan kalau tidak didukung rakyat saya rasa agak fatal," tutup Muzakir.
(kri)
Berita Terkait
Mayjen TNI Deddy Suryadi...
Mayjen TNI Deddy Suryadi Dilantik Jadi Komandan Jendral Kopassus
Latihan, Kopassus Lumpuhkan...
Latihan, Kopassus Lumpuhkan Teroris yang Sandera Pejabat Daerah Cilegon
Profil Jenderal Kopassus...
Profil Jenderal Kopassus Djon Afriandi, Lulusan Terbaik Akmil 1995
5 Komandan Kopassus...
5 Komandan Kopassus Sebelum Prabowo Subianto, yang Terakhir Jadi KSAD 3 Presiden
Anggota Kopassus Evakuasi...
Anggota Kopassus Evakuasi Barang Milik Warga Korban Letusan Semeru
Dansat 81 Kopassus Resmi...
Dansat 81 Kopassus Resmi Berganti, Kini Dijabat Letkol Inf Raden Nasrul Fathurrohman
Berita Terkini
Sastra Indonesia Mendunia:...
Sastra Indonesia Mendunia: Karya Denny JA Segera Hadir dalam 35 Bahasa
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kejagung Perintahkan...
Kejagung Perintahkan Kepala Kejati Hentikan Pengumpulan Data Program MBG
Pertemuan Kapolri, Panglima...
Pertemuan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Tegaskan Aparat Tetap Solid
Bacakan Duplik, Polda...
Bacakan Duplik, Polda Metro Jaya dan Kejaksaan Tetap Minta Praperadilan Roy Suryo Ditolak
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved