Eksekusi Mati, Pemerintah Abaikan Protes PBB

Selasa, 28 April 2015 - 14:58 WIB
Eksekusi Mati, Pemerintah...
Eksekusi Mati, Pemerintah Abaikan Protes PBB
A A A
DEPOK - Pemerintah Indonesia tidak menanggapi serius atas protes sejumlah negara lain maupun dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Ban Ki Moon mengenai pelaksanaan eksekusi terpidana mati kasus narkoba tahap dua.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI AM Fachir mengatakan, Indonesia adalah negara berdaulat yang memiliki kedaulatan hukum.

"Kita anggap itu bukan sebagai bentuk tekanan. Kita juga maklumi pemerintahan lakukan berbagai upaya baik diplomatik atau hukum," ujar Fachir usai menjadi narasumber dalam Silaturahmi Nasional Penguatan dan Pengembangan Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Pesantren Al-Hikam, Kukusan, Beji, Depok, Selasa (28/4/2015).

Dia menyampaikan, pemerintah terus melakukan upaya terkait pelaksanaan eksekusi mati tersebut. "Kita juga terus melakukan upaya baik proses hukum, atau langkah untuk meyakinkan mereka. Bahwa kemudian mereka punya pandangan kesamaan, ya kita hormati dari kebijakan internasional," terangnya.

Dia meyakini, eksekusi mati terhadap sembilan terpidana kasus narkoba tidak berdampak pada hubungan luar negeri.

"Kalau dampaknya eksekusi, saya pikir enggak. Sebab, harus berbagai aspek yang dilihat dan kita terus berupaya meningkatkan kerja sama," tukasnya.

Rencana eksekusi sembilan terpidana mati kasus narkoba selain menuai protes dari Sekjen PBB Ban Ki Moon juga datang dari Presiden Prancis Francois Hollande dan Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop.

Mereka semakin gencar mengecam rencana eksekusi terpidana mati narkoba di Nusakambangan. Bahkan, mereka mengancam, eksekusi tersebut akan memengaruhi hubungan diplomatik, sampai penundaan kerja sama. (ico)
(kur)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved