Eksekusi Sergei Ditunda, Komisi III Siap Teriaki Kejagung

Senin, 27 April 2015 - 17:35 WIB
Eksekusi Sergei Ditunda,...
Eksekusi Sergei Ditunda, Komisi III Siap Teriaki Kejagung
A A A
JAKARTA - Ungkapan kekecewaan disampaikan Anggota Komisi III DPR Arsul Sani terkait ditundanya eksekusi mati terhadap warga negara Prancis Sergei Areski Atloui.

Menurut Arsul, seharusnya pria pemilik pabrik narkotika itu pantas untuk segera dieksekusi karena terbukti mendirikan dan mengoperasikan pabrik narkotika di Tanah Air.

“Dia datang ke sini bangun pabrik dan mengoperasikan. Jadi tidak ada fakta baru. Buat saya pemerintah aneh kalau yang ditunda itu si Sergei,” ujar Arsul saat ditemui di Jakarta Senin (27/4/2015).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melanjutkan, apabila alasan tertundanya Sergei dikarenakan pengajuan gugatan grasi presiden ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), maka pemerintah bisa mendorong pihak pengadilan untuk menyegerakan putusan. Sehingga, tidak perlu ada penundaan eksekusi.

“Tidak perlu ada pemeriksaan pokok perkara, di pemeriksaan pendahuluan gugatan harusnya bisa disebutkan bahwa PTUN tidak dapat diterima gugatan karena sudah ada yang pernah diputuskan (gugatan duo Bali Nine),” sarannya.

Dia pun mengancam apabila dalam waktu dekat yang bersangkutan tidak segera dieksekusi maka pada rapat kerja selanjutnya dengan Kejaksaan Agung dirinya akan mempertanyakannya.

“Kalau nanti (sampai) rapat kerja yang akan datang dengan Jaksa agung orang Prancis ini belum dieksekusi saya akan teriaki. Karena tidak ada alasannya,” pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved