Hari Ini Para Delegasi Mulai Berdatangan

Sabtu, 18 April 2015 - 10:56 WIB
Hari Ini Para Delegasi...
Hari Ini Para Delegasi Mulai Berdatangan
A A A
JAKARTA - Para delegasi dari Asia dan Afrika hari ini mulai tiba di Indonesia untuk menghadiri acara pertemuan dan peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) ke-60 yang dimulai Minggu (19/4) besok hingga Jumat (24/4) di Jakarta dan Bandung.

Beberapa kepala negara juga memastikan akan hadir. Perdana Menteri (PM) Thailand Jenderal Prayuth Chan-ocha misalnya, dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada 21 April saat pertemuan kepala negara digelar di Jakarta. “PM Prayuth akan menghadiri KAA ke-60 untuk memperkuat hubungan dengan negara dari kontingen lain,” ujar jubir Yongyuth Mayalarp, dikutip Bangkok Post. Presiden China Xi Jinping juga memastikan akan datang pada tanggal yang sama.

Dalam KAA ke-60 itu, Xi kemungkinan akan bertemu dengan perwakilan dari Korea Utara (Korut) Kim Yong-nam. “XI akan tiba Selasa (21/4) dan melakukan kunjungan selama empat hari di Indonesia,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China, dilansir Yonhap. Hubungan politik China-Korut sedikit merenggang karena Korut bersikeras memiliki senjata nuklir. Pertemuan Xi dan Yong-nam dinilai akan membuka diskusi baru mengenai isu tersebut.

Di Indonesia, Xi juga akan bertemu Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe dan bisa saja membahas langkah penyelesaian sengketa Laut China Timur. Wakil PM sekaligus Menteri Pendidikan Korea Selatan (Korsel) Hwang Woo-yea juga akan masuk dalam daftar undangan yang memastikan hadir.

“Hwang Woo-yea berencana berpartisipasi dalam agenda KAA untuk periode 22-24 April di Jakarta dan Bandung. Dia akan mewakili kontribusi dan tekad Korsel dalam mendukung perdamaian dan kesejahteraan di Asia dan Afrika,” kata Juru Bicara (Jubir) Kemlu Noh Kwang-il. KAA merupakan agenda pertemuan yang sangat penting bagi Asia dan Afrika karena beberapa negara dari dua benua itu pernah dijajah.

PM Abe bahkan dilaporkan akan menyampaikan penyesalan Jepang dalam Perang Dunia Kedua dalam pertemuan KAA nanti. Menilik sejarah, selama Perang Dunia Kedua, Jepang menjajah hampir seluruh negara di Asia. Salah satunya Indonesia. Media Jepang NHK melaporkan, Abe mengungkapkan penyesalannya itu untuk menjunjung perdamaian di Asia dan Afrika pada masa sekarang dan masa depan.

“Dia akan meninjau ulang kontribusi Jepang di dunia internasional dan berbagi ide mengenai pengembangan perdamaian dan kesejahteraan di Asia dan Afrika,” lapor NHK. Sementara itu, sejumlah ruas jalan di Jakarta akan disterilisasi demi mempelancar arus transportasi bagi tamu negara KAA. Kasat Lantas Jakarta Barat AKBP Ipung Purnomo mengatakan, untuk memberikan rasa nyaman bagi tamu-tamu negara, pihaknya akan memberlakukan buka tutup pada sejumlah jalan.

Salah satunya jalan bebas hambatan atau jalan tol yang diwajibkan untuk steril dari kendaraan.“ Mungkinsaat KAAnanti beberapa pintu tol akan ada penutupan saat kepala negara tamu melintas,” ungkap Ipung. Sterilisasi mencakup dari kedatangan tamu negara mulai Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga acara tujuan.

Karena itu, untuk memaksimalkannya, rancangan rekayasa lalu lintas pun mulai disiapkan. “Kami amankan mulai dari jalan persimpangan, pintu tol, jembatan penyeberangan, hingga kawasan padat,” paparnya.

Muh shamil/yan yusuf
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved