SDA Ditahan KPK, PPP Romi Sampaikan Kondisi Internal
Minggu, 12 April 2015 - 15:59 WIB
SDA Ditahan KPK, PPP Romi Sampaikan Kondisi Internal
A
A
A
JAKARTA - Penahanan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali atau biasa disapa SDA oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai berpengaruh terhadap internal partai berlambang Kakbah tersebut.
Amri M Ali selaku Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Aceh dari kubu Roamhurmuziy atau biasa disapa Romi mengatakan, nama baik PPP ikut tercoreng atas ditahannya SDA terkait kasus penyelenggaraan ibadah haji.
"Setelah SDA ditahan KPK, maka asumsi bahwa SDA membawa sial bagi PPP semakin tak terbantahkan. Kami berterima kasih kepada KPK yang secara tidak langsung membantu memisahkan kesialan dengan PPP," ujar Amri melalui siaran persnya yang diterima Sindonews, Minggu (12/4/2015).
Pernyataan senada juga disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPP Sumenep, Baharudin. Menurutnya, persepsi masyarakat terhadap PPP semakin menurun.
Maka itu, pihaknya meminta DPP PPP membuat gebrakan untuk memulihkan citra publik terhadap partainya. "Kami yang berhadapan dengan masyarakat, kami yang merasakan cibiran masyarakat, bukan pengamat," tukasnya.
SDA ditahan KPK dan ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur cabang KPK sejak Jumat, 10 April 2015 untuk 20 hari ke depan sejak penahanan dilakukan. Mantan Menteri Agama (Menag) itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kemenag.
Amri M Ali selaku Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Aceh dari kubu Roamhurmuziy atau biasa disapa Romi mengatakan, nama baik PPP ikut tercoreng atas ditahannya SDA terkait kasus penyelenggaraan ibadah haji.
"Setelah SDA ditahan KPK, maka asumsi bahwa SDA membawa sial bagi PPP semakin tak terbantahkan. Kami berterima kasih kepada KPK yang secara tidak langsung membantu memisahkan kesialan dengan PPP," ujar Amri melalui siaran persnya yang diterima Sindonews, Minggu (12/4/2015).
Pernyataan senada juga disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPP Sumenep, Baharudin. Menurutnya, persepsi masyarakat terhadap PPP semakin menurun.
Maka itu, pihaknya meminta DPP PPP membuat gebrakan untuk memulihkan citra publik terhadap partainya. "Kami yang berhadapan dengan masyarakat, kami yang merasakan cibiran masyarakat, bukan pengamat," tukasnya.
SDA ditahan KPK dan ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur cabang KPK sejak Jumat, 10 April 2015 untuk 20 hari ke depan sejak penahanan dilakukan. Mantan Menteri Agama (Menag) itu ditahan setelah menjalani pemeriksaan sekitar sembilan jam terkait kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kemenag.
(kur)