Sea Shepherd Selamatkan ABK Indonesia di Laut Afrika Barat

Rabu, 08 April 2015 - 10:47 WIB
Sea Shepherd Selamatkan...
Sea Shepherd Selamatkan ABK Indonesia di Laut Afrika Barat
A A A
SYDNEY - Organisasi konservasi lautan nonprofit Sea Shepherd berhasil menyelamatkan sejumlah anak buah kapal (ABK), di antaranya ada beberapa ABK asal Indonesia yang mengapung di laut lepas pantai Afrika Barat, setelah mereka meninggalkan kapal penangkap ikan Thunder yang ditenggelamkan nakhoda pada Senin (6/4) waktu setempat.

Beberapa ABK diselamatkan dan dibawa kapal Sam Simon. Kapal Sea Shepherd yang lain, Bob Barker, membuntuti kapal Thunder selama beberapa bulan sebelum akhirnya menerima panggilan darurat dari kapal tersebut pada Senin pagi. Kapten Kapal Bob Barker, Peter Hammerstedt, mengatakan bahwa Thunder melakukan penangkapan ikan secara ilegal dan perdagangan manusia.

Kelompok kapal Sea Shepherd direncanakan akan tiba di salah satu pelabuhan di Teluk Guinea kemarin. Menurut Hammerstedt, warga negara Indonesia (WNI) yang diselamatkan kapal milik Sea Shepherd itu merasa lega dan tidak terlihat khawatir. Namun, Hammerstedt mengatakan ada beberapa ABK yang terlihat kurang senang dengan kehadiran kapal milik Sea Shepherd.

”ABK yang berasal dari Spanyol terlihat tidak senang. Saya pikir kami bukan penyelamat yang mereka harapkan,” kata Hammerstedt. Maklum, peran mereka di lautan berseberangan satu sama lain. Sea Shepherd sudah melakukan kontak dengan penjaga pantai pelabuhan terdekat. Namun, tidak dengan otoritas pelabuhan. Mereka berharap dapat segera mendaratkan ABK Thunder.

”Kami akan menjaga mereka sebaik mungkin dan berharap dapat tiba di tempat tujuan secepat mungkin,” kata Hammerstedt, dilansir ABC . Adam Burling, petugas Sea Shepherd lainnya, mengatakan bahwa pihaknya menerima sinyal bahaya dari Thunder pada Senin sekitar pukul 04.00.

Beberapa kapal Sea Shepherd yang paling dekat langsung dikirim ke lokasi. Selain itu, mereka mengirimkan laporan kepada Otoritas Keamanan Maritim Australia sekaligus untuk meminta wewenang. Otoritas internasional terkait sudah mencurigai Thunder sebagai kelompok pemburu ikan ilegal sejak 2013.

”Kami mengikuti mereka selama 110 hari. Kami tahu kemarin (Senin) mereka kehabisan bahan bakar. Kami curiga kapten Thunder yang tahu hal itu, sengaja menenggelamkan kapal untuk menghilangkan bukti fisik,” kata Hammerstedt.

Selain itu, Sea Shepherd juga mengirimkan beberapa kru untuk memasuki Thunder. Di sana, mereka memeriksa ruang mesin yang sudah terendam air. Mereka menemukan beberapa pintu kapal yang sudah dibuka.

Dengan demikian, air laut akan mudah mengisi tubuh kapal di semua area. ”Menurut saya, kapal itu sengaja ditenggelamkan,” duga Hammerstedt. Hammerstedt menambahkan, kapten Thunder sudah sangat tertekan dan tahu akan berada di balik jeruji besi sehingga dia lebih senang memilih menenggelamkan kapalnya.

Meski Thunder karam, kru Sea Shepherd mengaku berhasil mengumpulkan bukti yang signifikan. ”Kami akan menyerahkannya ke pihak berwenang,” ujarnya.

Muh shamil
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved