Semut-Semut Bekerja Sama dengan Baik di Gravitasi Nol

Minggu, 05 April 2015 - 10:00 WIB
Semut-Semut Bekerja...
Semut-Semut Bekerja Sama dengan Baik di Gravitasi Nol
A A A
Semut-semut yang dibawa ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS) tetap mampu melakukan kerja tim untuk mencari daerah baru meski kadang terlepas dari dinding wadah hingga delapan detik karena gravitasi nol.

”Pencarian bersama itu terganggu tapi tetap dilakukan,” ungkap para biologis, dikutip BBC . Serangga-serangga itu juga menunjukkan keterampilan mengesankan untuk mendapatkan kembali pijakan kaki setelah jatuh akibat gravitasi nol. Para peneliti ingin mempelajari dari semut-semut itu metode kerja sama dan mengembangkan algoritma untuk grup robot.

Semut-semut itu dikirim dalam roket suplai pada Januari 2014 dan hasil eksperimen itu dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Ecology and Evolution. Tim itu sekarang memulai proyek sains warga di mana para pelajar sekolah dapat membantu mengumpulkan data dari berbagai spesies semut lainnya di ruang kelas mereka.

Penulis senior Deborah Gordon menjelaskan, semut-semut itu menunjukkan kemampuan bersama yang luar biasa dalam berbagai kondisi di Bumi, tapi hasil dari kondisi tanpa gravitasi di ISS itu sesuatu yang baru. ”Kita tidak tahu apa yang semut-semut akan lakukan. Kami tidak tahu jika mereka mampu mencari sesuatu,” papar dia di Universitas Stanford.

Saat semutyangterlepasdari pijakan karena gravitasi nol itu kembali mendapat pijakan di dinding, mereka menunjukkan kemampuan luar biasa agar enam kakinya mampu berpijak dengan kuat. ”Kadangkala mereka berpegangan dengan semua lainnya dan naik ke atasnya dan turun.

Kadang kala mereka hanya meratakan diri dengan permukaandinding. Saya pikirbiomekanikmereka sangat menarik,” ucapnya. Tim membagi 80 semut menjadi delapan koloni, ditempatkan dalam kotak plastik transparan berukuran kecil. Setiap wadah memiliki daerah ”sarang” tempat hewan-hewan tinggal.

Syarifudin
(bbg)
Berita Terkait
Staf Ahli Mendikdasmen:...
Staf Ahli Mendikdasmen: KOSSMI 2026 Jadi Bukti Pentingnya STEM dan AI untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Berebut Superpower Sains
Berebut Superpower Sains
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Sains yang Nirmakna
Sains yang Nirmakna
Jaring Talenta Bidang...
Jaring Talenta Bidang Sains, Kemendikbud Gelar Kompetisi Sains Nasional 2020
Sains, Wabah dan Agama
Sains, Wabah dan Agama
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved