DPR Akan Bahas Konflik Golkar
Selasa, 31 Maret 2015 - 12:52 WIB
DPR Akan Bahas Konflik Golkar
A
A
A
JAKARTA - Konflik dualisme Partai Golkar terus terjadi. Bahkan konflik sudah merembet ke DPR. Baik kubu Aburizal Bakrie maupun Agung Laksono menganggap paling berhak untuk duduk di struktur kepemimpinan fraksi.
Untuk menyikapi hal itu, pemimpin DPR akan menggelar rapat pemimpin untuk membahas konflik
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, rapat yang sedianya dilaksanakan pada Jumat pekan lalu itu akan digelar pada hari ini pukul 14.00 WIB.
"Nanti jam dua ada rapim tersebut. Dari rapim pasti akan dibacakan hal-hal yang berkaitan dengan Fraksi Partai Golkar," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/215).
Dalam rapim yang dilaksanakan siang ini, kata dia, para pemimpin DPR akan berusaha mencari solusi terkait persoalan Fraksi Partai Golkar.
Hasil mediasi antara kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie yang dilakukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, lanjut Agus, akan dimatangkan dalam rapim.
"Kemarin ternyata ada sedikit kesalahfahaman, Pak Fadli Zon juga sudah memediasi diantara Fraksi Partai Golkar tersebut. Mudah-mudahan hasil yang kemarin dimediasi akan kita matangkan dalam rapim," tutur Agus.
Untuk menyikapi hal itu, pemimpin DPR akan menggelar rapat pemimpin untuk membahas konflik
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, rapat yang sedianya dilaksanakan pada Jumat pekan lalu itu akan digelar pada hari ini pukul 14.00 WIB.
"Nanti jam dua ada rapim tersebut. Dari rapim pasti akan dibacakan hal-hal yang berkaitan dengan Fraksi Partai Golkar," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/215).
Dalam rapim yang dilaksanakan siang ini, kata dia, para pemimpin DPR akan berusaha mencari solusi terkait persoalan Fraksi Partai Golkar.
Hasil mediasi antara kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie yang dilakukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, lanjut Agus, akan dimatangkan dalam rapim.
"Kemarin ternyata ada sedikit kesalahfahaman, Pak Fadli Zon juga sudah memediasi diantara Fraksi Partai Golkar tersebut. Mudah-mudahan hasil yang kemarin dimediasi akan kita matangkan dalam rapim," tutur Agus.
(dam)