Gagal Tes Medis, Ribuan Orang Batal Menikah

Jum'at, 27 Maret 2015 - 14:22 WIB
Gagal Tes Medis, Ribuan...
Gagal Tes Medis, Ribuan Orang Batal Menikah
A A A
Ribuan pasangan pengantin di Arab Saudi harus membatalkan pernikahan karena mereka tidak lolos tes kesehatan pranikah. 165.000 pasangan yang telah terikat pada pertunangan harus mengembalikan cincin pertunangannya karena ketidakcocokan genetika.

Uji kesehatan yang diwajibkan oleh Pemerintah Arab Saudi kepada semua pasangan yang berencana menikah, termasuk pemeriksaan anemia dan HIVAIDS. Mohammad al-Saidi, pejabat Kementerian Kesehatan Arab Saudi, mengatakan bahwa tujuan penerapan uji kesehatan itu ialah mengurangi risiko penyakit keturunan yang diwariskan para orang tua ke anak-anak mereka.

”60% pasangan yang hendak menikah membatalkan pertunangan mereka ialah pertanda bahwa uji kesehatan itu berjalan sukses,” kata Saidi, dikutip BBC. ”Tingginya persentase kegagalan pertunangan lantaran risiko medis menunjukkan masyarakat semakin berpendidikan dan menyadari pentingnya kesehatan fisik.

Bagi keluarga dan negara, hal ini juga menghemat pengeluaran,” ujarnya. Pada Januari lalu seorang peneliti genetika di Riyadh mengatakan, Arab Saudi merupakan salah satu negara dengan tingkat penyakit genetika tertinggi di dunia. Pemeriksaan kesehatan pranikah bertujuan untuk mencegah pernikahan dengan saudara dekat. Pasalnya, pernikahan sesama saudara menjadi budaya di Saudi yang sangat mengakar.

Padahal, pernikahan sesama saudara dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada keturunannya . Sebelumnya, para lelaki Arab Saudi dilarang menikah dengan wanita asing yang berasal dari Bangladesh, Pakistan, Myanmar dan Chad. Kepala Polisi Mekkah Jenderal Assaf al-Qurashi menyatakan, jumlah komunitas keempat negara itu melebihi 500.000 orang di Arab Saudi.

Selain itu, aturan baru juga diatur dalam formulir pengajuan pernikahan pria Arab Saudi dengan wanita asing. Si lelaki harus melaporkan terlebih dahulu ke pemerintahan kota.

Arvin
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved