Komisi I: Kedaulatan Hukum Bukan untuk Dibarter

Kamis, 05 Maret 2015 - 16:39 WIB
Komisi I: Kedaulatan...
Komisi I: Kedaulatan Hukum Bukan untuk Dibarter
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar terus konsisten dalam melaksanakan eksekusi mati terpidana mati kasus narkoba.

Tantowi pun memperingatkan, pembatalan eksekusi mati gembong narkoba hanya akan memicu reaksi negatif dari berbagai pihak yang telah berkomitmen untuk memberantas obat-obatan terlarang tersebut.

"Eksekusi mati jika dibatalkan, akan ada berita besar sekaligus akan ada perlawanan dari banyak pihak kepada pemerintah atas keputusan tersebut," kata Tantowi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (5/3/2015).

Menurut Tantowi, hanya pada isu ini presiden mendapatkan dukungan dari hampir semua stakeholder yang ada di republik ini. Karena semua fokus mengenai kedaulatan.

Publik pun, lanjut Tantowi, akan merasa terusik jika kedaulatan hukum Indonesia diusik oleh negara tetangga seperti Australia. Sebab, ia melihat kedaulatan adalah persoalan yang tidak bisa dibagi-bagi.

"Kedaulatan itu adalah sesuatu yang bersifat final atau mati. Bentuk kedaulatan itu macam-macam, salah satunya adalah soal hukum. Ketika ini kemudian diubah, apalagi kemudian dengan barter maka presiden akan menerima perlawanan dari banyak pihak," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved