Kejagung Tetap Eksekusi Mati Warga Brazil yang Ngaku Gila

Selasa, 03 Maret 2015 - 17:52 WIB
Kejagung Tetap Eksekusi...
Kejagung Tetap Eksekusi Mati Warga Brazil yang Ngaku Gila
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung tetap 'menutup mata' terkait permintaan keluarga terpidana mati kasus narkoba asal Brazil, Rodrigo Gularte yang meminta ditunda eksekusinya karena mengidap gangguan jiwa.

Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan, eksekusi mati akan tetap dilakukan terhadap terpidana mati kepemilikan 6.000 gram heroin yang disembunyikan di papan seluncur itu.

"Saya belum pernah mendapatkan perintah (menunda) seperti itu. Karena ini sepenuhnya kewenangan jaksa agung," kata Prasetyo di Kejagung, Jakarta, Selasa (3/3/2015).

Menurut dia, sejumlah alasan bisa diterima untuk ditunda eksekusinya jika terpidana mati diketahui sedang mengalami hamil dan usia terpidana di bawah 18 tahun. Maka hak penundaan bisa diterima.

Lagipula, kata Prasetyo, permintaan grasi yang dimintakan Rodrigo telah ditolak Presiden Joko Widodo (Jokowi) sehingga peluang untuk menunda eksekusi menjadi hilang.

"Untuk (alasan) yang lain tidak, karena Gularte pun pada saat melakukan perbuatannya, dia tidak dalam keadaan gila," tandasnya.

Rodrigo Gularte ditangkap pada 2004 saat mendarat di Jakarta karena membawa 6.000 gram heroin yang disembunyikan di papan seluncur. Dia divonis hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang.

Diketahui grasi yang diajukan Rodrigo ditolak mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Jokowi. Belakangan saat santer terdengar Rodrigo masuk daftar eksekusi mati gelombang kedua bersama duo Bali Nine, keluarganya meminta dilakukan penundaan eksekusi karena alasan mengidap gangguan jiwa.
(kri)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved