Sarung Kekayaan Budaya Nusantara

Jum'at, 27 Februari 2015 - 10:21 WIB
Sarung Kekayaan Budaya...
Sarung Kekayaan Budaya Nusantara
A A A
JAKARTA - Pergelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2015 dimanfaatkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk meluncurkan buku “Sarung Gaya, Gaya Sarung”.

Apindo bekerja sama dengan penulis buku Retno Murti. Peluncuran buku yang turut didukung oleh Confederation of Norwegian Enterprise (NHO) ini juga sebagai upaya mengangkat budaya dan produk lokal. Hal ini menjadi acuan tren fashion yang berkesinambungan bagi usaha kecil menengah (UKM) dan industri kecil menengah (IKM) seluruh provinsi di Indonesia.

“Ketika diminta membuat buku ini, saya merasa sangat tertarik karena biasanya sarung dipakai untuk acara tertentu saja. Saat membuat buku ini, saya menemukan banyak hal yang bisa dijadikan inspirasi,” ungkap Retno Murti saat peluncuran buku di Jakarta kemarin. Selain itu, Retno menjelaskan ada banyak cerita di balik sarung yang ada di seluruh Tanah Air. Ini lantaran kekayaan budaya yang melahirkan banyak motif pada sarung di Indonesia.

“Siapa yang tidak mengenal sarung? Di luar negeri, sarung juga begitu dikenal. Karena itu, di dalam buku ini selain cerita tersebut, ada juga panduan bagi UKMIKM untuk membuat sarung menjadi desain yang apik,” imbuhnya. Ketua Bidang UKM Apindo Nina Tursinah mengungkapkan, pembuatan buku “Sarung Gaya, Gaya Sarung” terinspirasi dari kekayaan sarung di Indonesia.

Dari sekitar 400 kabupaten/kota dan 33 provinsi, mempunyai sarung beragam dengan keunikan tersendiri. Masing-masing daerah ini juga memiliki UKM-IKM sendiri. Buku ini diharapkan dapat memotivasi industri kecil menengah. “Jadi, industri yang menciptakan lapangan kerja ini bisa terinspirasi dan teredukasi bagaimana memakai sarung sehingga bisa dipakai untuk ekspor menciptakan gaya dan bisa bersaing lewat sarung di dunia internasional,” ungkap Nina.

Dia mengatakan, Apindo sangat mengapresiasi sarung sebagai kekayaan Nusantara. Sarung juga sangat fleksibel digunakan baik secara tradisional maupun modern. Oleh karena itu, buku ini juga menjadi bagian promosi keanekaragaman sarung di seluruh Indonesia. Ke depan, tambahnya, akan dibuat buku seri selanjutnya. Sementara itu, mulai kemarin perhelatan IFW kembali digelar. Acara yang berlangsung hingga 1 Maret 2015 ini dihelat di Jakarta Convention Center.

“Fashionable People Sustainable Planet” menjadi tema yang diusung pada IFW tahun ini. Sinergitas dari cetak biru industri mode pun semakin diperkuat lewat kekayaan warisan budaya. Pembukaan IFW 2015, kemarin, dihadiri Ketua DPD RI Irman Gusman, Menteri Pariwisata Arif Yahya, Menteri Perindustrian Saleh Husein, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

“Saya melihat fashion sebagai sumber uang yang di dalamnya kolaborasi antara kreatif dan desain bergabung,” ujar Triawan. Ketua DPD Irman Gusman mengungkapkan, kreativitas dan inovasi di dunia fashion terus mendapat tempat dan semakin maju. “Kekayaan warisan budaya di tiap daerah melahirkan banyak ide untuk inspirasi fashion,” paparnya.

“Kita dukung usul payung hukum untuk ekonomi kreatif, dengan mengusung RUU Ekonomi Kreatif yang tahun depan jadi prioritas, sehingga Badan Ekonomi Kreatif yang baru terbentuk bisa maksimal berkontribusi,” imbuh Irman.

Dyah ayu pamela
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Infografis
Harta Kekayaan Ivan...
Harta Kekayaan Ivan Yustiavandana, Kepala PPATK yang Blokir Rekening Nganggur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved