Atasi Macet, Jam Sekolah di Bogor Dimajukan

Rabu, 25 Februari 2015 - 13:19 WIB
Atasi Macet, Jam Sekolah...
Atasi Macet, Jam Sekolah di Bogor Dimajukan
A A A
BOGOR - Pemkot Bogor berencana memajukan jam sekolah dari pukul 07.00 WIB ke pukul 06.30 WIB guna menghindari kemacetan. Kebijakan ini juga diambil sebagai antisipasi seringnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkantor di Istana Bogor.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Edgar Suratman menjelaskan, perubahan jam sekolah sebetulnya bukan semata- mata karena Presiden Jokowi sering berkantor atau tinggal di Bogor. “Kebijakan ini sudah digagas sebelumnya. Awalnya untuk mengurangi kemacetan, kita mengadakan bus sekolah. Namun, Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor belum siap,” katanya kemarin.

Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) selaku badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Bogor juga belum memiliki kelengkapan kendaraan dan infrastruktur. “Karena belum siap, akhirnya kita memangkas hari dan memajukan jam sekolah. Sekolah jadi lima hari saja, mulai tahun ini. Baru SMA saja, SMP mungkin bertahap. Tergantung situasi dan kondisi,” ungkapnya.

Dinas Pendidikan juga meminta sekolah yang berada di lokasi macet meminimalisasi jumlah kendaraan jemputan siswa. Itu dilakukan agar jumlah kendaraan yang keluar-masuk sekolah tidak membeludak. “Sekarang ini kan masih banyak satu mobil jemputan untuk satu siswa. Nah, nanti kita meminta pihak sekolah untuk mengurangi itu, sambil menunggu program bus sekolah siap,” ucapnya.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Menurutnya, perubahan jam masuk sekolah bukan semata-mata imbas Presiden Jokowi beraktivitas di Bogor. “Jam sekolah dimajukan ini masih dalam kajian. Ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan saat pagi hari,” sebutnya. Bima tidak menampik kemacetan di pusat Kota Bogor karena banyak mobil pribadi yang mengantar anak sekolah. Ditambah lagi ada benturan jam masuk sekolah dengan jam kerja.

Haryudi
(ars)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar, Ade Darmawan: Berarti Dia Ngajak Perang
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Bahlil Izin Panggil...
Bahlil Izin Panggil Kanda ke Prabowo: Supaya Olahannya Cepat Masuk
Setujui Usulan Tambahan...
Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kemhan Rp195 Triliun, Komisi I Bakal Diteruskan ke Banggar
Menghormati Putusan,...
Menghormati Putusan, Mengawal Keadilan: Membaca Kasus Andrie Yunus dari Perspektif Hukum, Politik, dan Militer
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved