Pendidikan Tinggi Menjawab Permasalahan Energi

Rabu, 25 Februari 2015 - 11:35 WIB
Pendidikan Tinggi Menjawab...
Pendidikan Tinggi Menjawab Permasalahan Energi
A A A
DENNY REZA KAMARULLAH
Mahasiswa Teknik Pertambangan,
Institut Teknologi Bandung


Salah satu permasalahan krusial Indonesia hari ini adalah ketahanan energi. Salah satu indikator sederhana ketahanan energi adalah tingkat kerentanan harga energi sebuah negara terhadap harga energi global.

Lihat saja, begitu fluktuatif dan terguncangnya harga energi Indonesia terhadap harga energi global hari ini. Hal ini menandakan betapa buruknya ketahanan energi kita. Salah satu permasalahan utamanya adalah Indonesia terlalu bergantung pada minyak bumi. Dengan cadangan yang hanya 3,7 miliar barel dan produksi harian 830.000 barel, saat ini hampir setengah dari konsumsi kita dipasok dari impor.

Bandingkan dengan cadangan Venezuela yang mencapai 290 miliar barel dan penduduk yang hanya 30 juta penduduk. Kondisi geopolitik energi beberapa waktu terakhir seharusnya semakin meyakinkan kita bahwa sudah seharusnya kita beralih dari minyak bumi ke energi baru dan terbarukan yang potensinya begitu berlimpah, sebut saja biofuel, geotermal, coal bed methane, energi angin; karena bukan minyak bumi yang menjadi competitive advantages kita, melainkan energi baru dan terbarukan.

Dependence on imports would mean that a country would never be independent” Friedrich Ratzel (1908) Pertanyaan besarnya adalah kenapa hasil penelitian tentang energi baru dan terbarukan yang telah dihasilkan perguruan tinggi sebagai pusat teknologi, selama ini tidak tampak hasilnya. Mari berkaca dan refleksi dari konsep pendidikan Barat.

Dalam tulisannya yang berjudul Indonesia dan Kemajuan Asia, Kemal Stamboel menuliskan, salah satu karakteristik pendidikan Barat adalah adanya korelasi antara pengetahuan dan pertumbuhanekonomi. Barat tidak hanya memberikan dana penelitian yang besar untuk pengetahuan murni, namun juga mampu menghasilkan pengetahuan yang dapat diimplementasikan dalam dunia bisnis, “generate growth from sciencetific innovation“.

Pendidikan tinggi Indonesia harus mengambil nilai baik itu, ke depannya, korelasi antara pengetahuan dan pertumbuhan ekonomi harus dibangun. Tugas pemerintah sebagai jembatan antara keduanya. Pada dasarnya, simbiosis mutualisme antara perguruan tinggi dan dunia bisnis, dapat dibangun. Dunia bisnis membutuhkan research and development dari produk mereka dan perguruan tinggi membutuhkan dana untuk melakukan penelitian mereka.

Selama ini konsep korelasi itu mungkin sudah ada, tapi tataran implementasinya masih sangat minim. Dengan dilaksanakannya konsep ini, seharusnya penelitian-penelitian di perguruan tinggi akan lebih berkembang. Dalam konteks energi, sudah sangat banyak karya yang dihasilkan baik itu untuk lomba pada umumnya maupun Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional.

Namun sayangnya, karya itu mandek , tidak berkembang lebih jauh, padahal cukup banyak karyakarya itu yang dapat menyelesaikan permasalahan energi kita. Salah satu teman membuat karya ilmiah tentang pengembangan alga sebagai sumber energi berbasis regional, bukankah ini menarik dan solutif? Kenapa tidak berkembang? Karena kekurangan dukungan dana dan perhatian pemerintah. Menghubungkan dunia bisnis dan perguruan tinggi harusnya dapat menyelesaikan persoalan ini.
(ars)
Berita Terkait
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved