Pamor Hatta Dinilai Masih di Atas Zulkifli
Senin, 23 Februari 2015 - 03:41 WIB
Pamor Hatta Dinilai Masih di Atas Zulkifli
A
A
A
JAKARTA - Setelah belasan minggu melakukan konsolidasi ke daerah. Lima hari menjelang Kongres PAN ke-IV di Bali, Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan sudah mulai mengadu program andalannya masing-masing, untuk menarik minat dan simpati dari 597 pemilik suara sah dalam kongres.
Bukan hanya mengandalkan kelebihan dari pribadi masing-masing, kandidat juga memanfaatkan kelemahan dari kompetitor dalam membuat program andalan.
Seperti misalnya, program dari Hatta yang menggunakan kelemahan Zulkifli yang memiliki kesibukan lain sebagai pejabat negara yakni, Ketua MPR.
"Pak Hatta akan menggunakan 100 persen waktunya untuk mengurus partai," kata Ketua DPP PAN sekaligus Timses Hatta, Didi Supriyanto ketika dihubungi KORAN SINDO di Jakarta, Minggu 22 Februari 2015.
"Dan dalam posisi tidak rangkap jabatan, Pak Hatta akan bisa membesarkan partai," imbuhnya.
Kemudian lanjutnya, dalam rangka memberi penguatan kepada daerah khususnya dalam mengajukan calon di pilkada, maka daerah diberikan kewenangan untuk menentukan calon kepala daerahnya masing-masing selama calon tersebut merupakan kader PAN.
"Dan pusat hanya berikan grand strategi, calonnya biarkan daerah, tapi kalau kader dari luar maka nanti melibatkan DPP supaya tidak terjadi hal-hal yang merugikan partai," jelas Didi.
Menurut Didi, pihaknya juga akan memperbaiki dan meningkatkan manajemen kesekjenan PAN seperti misalnya, lebih bisa melayani daerah-daerah terkait masalah Surat Keputusan (SK), dan sejenisnya.
"Tentu perlu ada modernisasi manajemen kepartaian," imbuhnya.
Terakhir sambung Didi, untuk pemilu legislatif (pileg) tentunya calon legislatif yang nantinya bertarung dalam pileg akan diusulkan dan menjadi kewenangan masing-masing pimpinan di tingkatannya.
Untuk pilpres, tentu menjadi kewenangan bersama dalam menentukan capres nanti. "Konvensi bagus-bagus saja, Pak Zul mengusulkan konvensi, tapi pada akhirnya tentu ketokohan Hatta jauh di atas Zulkifli," sindir Didi.
Mengenai persiapan, tambahnya, kubu Hatta sudah sangat siap dan matang menjelang kongres ini. Baik dari dukungan, program andalan, maupun kesiapan lainnya sudah siap.
"Kami inginkan bisa secepatnya dilakukan pemilihan," tandasnya.
Bukan hanya mengandalkan kelebihan dari pribadi masing-masing, kandidat juga memanfaatkan kelemahan dari kompetitor dalam membuat program andalan.
Seperti misalnya, program dari Hatta yang menggunakan kelemahan Zulkifli yang memiliki kesibukan lain sebagai pejabat negara yakni, Ketua MPR.
"Pak Hatta akan menggunakan 100 persen waktunya untuk mengurus partai," kata Ketua DPP PAN sekaligus Timses Hatta, Didi Supriyanto ketika dihubungi KORAN SINDO di Jakarta, Minggu 22 Februari 2015.
"Dan dalam posisi tidak rangkap jabatan, Pak Hatta akan bisa membesarkan partai," imbuhnya.
Kemudian lanjutnya, dalam rangka memberi penguatan kepada daerah khususnya dalam mengajukan calon di pilkada, maka daerah diberikan kewenangan untuk menentukan calon kepala daerahnya masing-masing selama calon tersebut merupakan kader PAN.
"Dan pusat hanya berikan grand strategi, calonnya biarkan daerah, tapi kalau kader dari luar maka nanti melibatkan DPP supaya tidak terjadi hal-hal yang merugikan partai," jelas Didi.
Menurut Didi, pihaknya juga akan memperbaiki dan meningkatkan manajemen kesekjenan PAN seperti misalnya, lebih bisa melayani daerah-daerah terkait masalah Surat Keputusan (SK), dan sejenisnya.
"Tentu perlu ada modernisasi manajemen kepartaian," imbuhnya.
Terakhir sambung Didi, untuk pemilu legislatif (pileg) tentunya calon legislatif yang nantinya bertarung dalam pileg akan diusulkan dan menjadi kewenangan masing-masing pimpinan di tingkatannya.
Untuk pilpres, tentu menjadi kewenangan bersama dalam menentukan capres nanti. "Konvensi bagus-bagus saja, Pak Zul mengusulkan konvensi, tapi pada akhirnya tentu ketokohan Hatta jauh di atas Zulkifli," sindir Didi.
Mengenai persiapan, tambahnya, kubu Hatta sudah sangat siap dan matang menjelang kongres ini. Baik dari dukungan, program andalan, maupun kesiapan lainnya sudah siap.
"Kami inginkan bisa secepatnya dilakukan pemilihan," tandasnya.
(maf)