Ribuan Orang Ingin Meninggal di Mars

Jum'at, 13 Februari 2015 - 10:18 WIB
Ribuan Orang Ingin Meninggal...
Ribuan Orang Ingin Meninggal di Mars
A A A
ORANG yang terbang menuju planet luar angkasa biasanya bertujuan untuk misi penelitian antariksa.

Namun, ada ribuan orang yang mengikuti seleksi untuk melakukan misi perjalanan luar angkasa ke Planet Mars dan berharap bisa menemukan ajalnya di Planet Mars. Misi luar angkasa bertema If I die on Mars (Jika Aku Mati di Mars) yang digelar Mars One, organisasi nirlaba asal Belanda ini, diikuti 200.000 orang.

Mereka akan disaring menjadi 660 orang untuk maju ke babak selanjutnya. Berikutnya mereka pilih lagi menjadi empat peserta saja. Misi tersebut untuk membangun permukiman manusia baru di Planet Merah. Para sukarelawan tersebut mengaku ingin diberi kesempatan untuk terakhir kali menghirup udara saat berada jauh dari Bumi sekitar 249 juta mil (400.726.656 kilometer).

Misi ini akan digelar pada 2024 dengan menghabiskan dana sangat besar mencapai 4 miliar poundsterling (sekitar Rp78 triliun). Kelompok yang terdiri atas empat orang ini yang akan terbang mengunjungi planet keempat dari Matahari. Siapa pun dapat mengajukan diri untuk dapat bergabung pada misi ini.

Ryan McDonald, mahasiswa asal Inggris, mengungkapkan dirinya masih perjaka dan ingin mengikuti misi ini. ”Aku pikir hal terpenting yang perlu dilakukan dalam hidup ini adalah meninggalkan warisan, mencoba dan mencari tahu jika ada kehidupan di Mars. Ini akan memberi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk memimpin awal dari keberadaban di planet lain. Ini warisanku,” ungkap McDonald, dikutip Mirror.

Dina, wanita asal AS, mengatakan, pergi ke Mars tidak akan berbeda seperti ketika dirinya meninggalkan keluarganya di Irak untuk pindah bermukim di AS. Mars One menyebutkan, keberadaan manusia di Mars akan membantu pemahaman tentang asal usul tata surya, kehidupan, dan tempat manusia di alam semesta.

Arvin
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved