Antony Blinken Desak Korut Hapus Senjata Nuklir

Rabu, 11 Februari 2015 - 12:34 WIB
Antony Blinken Desak...
Antony Blinken Desak Korut Hapus Senjata Nuklir
A A A
SEOUL - Deputi Sekretaris Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menegaskan pihaknya akan terus menekan Korea Utara (Korut) sampai Pyongyang menunjukkan komitmennya untuk melakukan denuklirisasi atau penghapusan penggunaan senjata nuklir.

Keputusan ini hasil diskusi Blinken bersama diplomat Korea Selatan (Korsel) Cho Taeyong pada Senin (9/2) kemarin. Keduanya sepakat untuk menekan Korut menghentikan penggunaan senjata nuklir untuk alasan apa pun. Penggunaan nuklir oleh Korut dikhawatirkan mengancam keamanan masyarakat internasional.

Menurut Blinken, tidak akan ada lagi pembicaraan antara AS dan Korut kecuali Korut menunjukkan komitmennya untuk melakukan denuklirisasi. “Pada akhirnya semua keputusan ada di tangan Korut. Kami akan melihat sejauh mata keseriusan Korut melakukan denuklirisasi,” ungkap Blinken, dilansir Channel News Asia.

Sebelumnya AS dan PBB telah memberlakukan beberapa sanksi terhadap Korut atas program senjatanya. Sebagai pejabat yang sering menangani kasus penggunaan nuklir, Blinken paham betul bagaimana harus menghadapi sikap Korut.

Ia akan terus menekan Korut seperti yang dia lakukan pada awal 2000 ketika menjadi sosok penting dalam pengambilan kebijakan presiden tentang konflik di Afghanistan, Pakistan, dan program nuklir Iran.

Antony John Tony Blinken adalah deputi menteri luar negeri AS dan mantan deputi Penasihat Keamanan Nasional Presiden Barack Obama. Pejabat kelahiran 16 April 1962 ini pernah menjabat direktur staf bidang demokrasi Komite Senat Hubungan Luar Negeri (2002-2008), dan anggota tim transisi Obama-Biden (November 2008-Januari 2009).

Pada 7 November 2014, Presiden Obama mencalonkan Blinken sebagai wakil menteri luar negeri dan dikukuhkan Senat pada 16 Desember 2014.

Rini Agustina
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved