Komisi I Setujui RUU Kerja Sama Pertahanan

Jum'at, 06 Februari 2015 - 12:59 WIB
Komisi I Setujui RUU...
Komisi I Setujui RUU Kerja Sama Pertahanan
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR menyatakan setuju atas dua rancangan undang-undang (RUU) yang diajukan pemerintah, yakni RUU Kerja Sama Pertahanan dengan Timor Leste dan RUU Kerja Sama Pertahanan dengan Pakistan.

Dua RUU itu akan segera dibawa ke pembahasan tingkat dua untuk disahkan menjadi UU. “Sepuluh fraksi menyetujui kedua RUU ini dilanjutkan pembahasannya di tingkat dua, yaitu di sidang paripurna,” tandas Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq dalam rapat kerja (raker) dengan Kementerian Pertahanan di Gedung DPR, Jakarta, kemarin. Mahfudz mengatakan, dalam persetujuan ini, isu ekonomi pertahanan menjadi penting sehingga tidak memandang bahwa pertahanan terpisah dari ekonomi.

Dengan begitu, dia berharap ketika RUU tersebut nantinya telah diundangkan maka industri pertahanan Indonesia memiliki dimensi ekonomi di dalamnya. Selain kedua RUU tersebut, kata Mahfudz, masih ada juga sejumlah persetujuan Indonesia dengan negara lain yang belum diratifikasi seperti dengan Polandia, Jerman, dan Tiongkok.

“Pada September 2015 merupakan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Polandia. Mereka berharap adanya ratifikasi kerja sama pertahanan dengan Indonesia,” ungkapnya. Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, sejak berdirinya Timor Leste, hubungan bilateral dengan Indonesia telah berlangsung dengan baik. Menurut dia, kerja sama di bidang pertahanan dengan saling kunjung dan mencerminkan hubungan kedua negara.

“Akhirnya perjanjian kerja sama bidang pertahanan antara pemerintah Indonesia dan Timor Leste dicapai, dan ini kemudian perlu ditingkatkan dalam bentuk UU,” katanya. Ryamizard mengungkapkan, selama ini antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Timor Leste sudah mengikat beberapa kerja sama. Seperti dalam bidang pertahanan dan militer, pembentukan komite bersama yang akan mengidentifikasi hal-hal yang jadi kepentingan bersama, melindungi kekayaan intelektual, dokumen, dan rahasia.

Selain itu, Indonesia dan Timor Leste juga ada kesepakatan tidak membawa sengketa yang timbul ke pengadilan internasional. “Kerja sama dan hubungan baik selama ini terus dapat ditingkatkan dengan Pakistan. Hingga kedua pemerintah memandang pentingnya meningkatkan kerja sama ini terutama dalam bidang pertahanan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selama ini kerja sama dengan Pakistan sudah tercapai seperti dialog dan konsultasi bilateral mengenai isu strategis tentang masalah pertahanan. Termasuk pembentukan komite bersama yang akan mengidentifikasi hal-hal yang menjadi kepentingan bersama.

Rahmat sahid
(ars)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved