Dukungan untuk KPK Terus Mengalir

Sabtu, 24 Januari 2015 - 13:01 WIB
Dukungan untuk KPK Terus...
Dukungan untuk KPK Terus Mengalir
A A A
JAKARTA - Gedung KPK kembali didatangi oleh masyarakat sipil yang menolak kriminalisasi KPK dan mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Salah satu yang mengadakan aksi pada siang ini adalah Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI).

Ketua Umum ILUNI UI Chandra Motik mengatakan, KPK adalah satu-satunya harapan rakyat dalam memberantas korupsi dan melindungi uang negara.

Maka kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya dapat segera bertindak tegas dalam menangani masalah yang terjadi pada KPK dan Polri saat ini.

"Kita mengharapkan Presiden dapat melihat situasi ini lebih bijak. Sesuai dengan janji beliau tidak akan menempatkan orang-orang bermasalah di dalam pemerintahannya," ujar Chandra di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2015).

Bersama puluhan mahasiswa, Chandra memulai aksinya di depan pelatran Gedung KPK. Selain ILUNI UI, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) juga akan mengadakan aksi teaterikal dalam aksi ini.

"Nanti kita akan adakan aksi teaterikal," ujar Kepala Bidang Pengebangan Sumber Daya Hukum Masyarakat, Alghiffari Aqsa saat dikonfirmasi.

Aksi ini juga disebut aksi bersih-bersih karena Indonesia harus bersih dari korupsi dan koruptor.

Dari pantauan Sindonews, sudah terdapat alat-alat pembersih seperti sapu, kain pel, bahkan tongkat pel beserta embernya. Alat-alat tersebut sebagai simbol dukungan masyarakat terhadap KPK untuk membersihkan Indonesia dari koruptor.

Turut hadir seorang warga Ciledug, bernama Fijar Syah (29). Dia mengaku datang ke Gedung KPK atas inisiatif pribadi untuk ikut serta dalam aksi tersebut.

Meski tak mengenal secara langsung, Fijar menolak kriminalisasi yang dilakukan Bareskrim terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto.

"Pak BW orang yang baik. Ukuran baik saya melihat dari berita beliau paling vokal antikorupsi. Secara pribadi saya tak kenal Pak BW, hanya baca di media masa saja," ungkap Fijar.
(maf)
Berita Terkait
Wakil Ketua DPR RI Azis...
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Ditangkap KPK di Rumah
Wakil Ketua DPRD Jatim...
Wakil Ketua DPRD Jatim yang Ditangkap KPK Diduga Berinisial STS
Ketua-Wakil Ketua PN...
Ketua-Wakil Ketua PN Depok Ditangkap KPK, KY: Ternyata Masalah Integritas, Bukan Kesejahteraan
Pesan Gus Mus, Mantan...
Pesan Gus Mus, Mantan Wakil Ketua KPK: Kita Nasihati Pemimpin juga Masyarakat
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
OTT Noel Ebenezer, KPK...
OTT Noel Ebenezer, KPK Sita Puluhan Mobil hingga Motor Ducati
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved