Komisi II Tagih Janji Menteri Ferry Selesaikan Konflik Agraria

Jum'at, 23 Januari 2015 - 00:05 WIB
Komisi II Tagih Janji...
Komisi II Tagih Janji Menteri Ferry Selesaikan Konflik Agraria
A A A
JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR terkait persoalan tanah.

Dalam RDP tersebut, beberapa Anggota Komisi II menagih janji pemerintah terkait penyelesaian konflik agraria di beberapa daerah yang tak jarang menimbulkan korban dari masyarakat setempat.

Selain itu, Anggota Komisi II juga menanyakan nasib tanah adat yang disengketakan oleh beberapa pihak untuk dijadikan perkebunan bahkan industri.

"Saya tidak perlu menyampaikan bagaimana kasus pertanahan itu terus berlanjut. Tadi cukup diceritakan oleh teman-teman terkait sengketa lahan di Karawang dan ‎Lampung. Sudah sedih kita mendengarnya," kata Ketua Komisi II Rambe Kamaruzzan di ruang rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Rambe menyampaikan beberapa masukan kepada Ferry agar bisa menyelesaikan kasus sengketa lahan tersebut dengan persuasif.

‎"Komisi II berharap Kementerian Agraria dapat mengutamakan pola mediasi dan jalur peradilan dalam menyelesaikan konflik tanah dan berpihak kepada kepentingan rakyat," kata Rambe.

Menyikapi masukan itu, Ferry Mursyidan Baldan‎ menyambut baik usulan kontruktif tersebut. Ia mengatakan, segala masukan dan kritik dari DPR akan dijadikan vitamin atau penyemangat guna segera menyelesaikan persoalan konflik agraria yang tak kunjung usai.

"Bagi saya ‎itu sebuah motivasi untuk penyemangat kita memperjuangkan hak rakyat, justru kita senang mendapat masukan yang baik ini," kata Ferry.

Ferry menambahkan, saat kementerian yang kini ia pimpin baru dibentuk, ia bersama jajarannya sudah melakukan apa yang saat ini diminta Komisi II DPR‎.

"Semua yang diminta Komisi II itu sudah dan sedang kami lakukan. Jadi masukan itu penguatan bagi kami untuk penyemangat mengerjakan apa yang sudah kami lakukan," tutup dia.
(kri)
Berita Terkait
Pakar Hukum: Sertifikat...
Pakar Hukum: Sertifikat Lahan di Atas Laut Diperbolehkan dalam UU Agraria
Komitmen Jokowi Tuntaskan...
Komitmen Jokowi Tuntaskan Konflik Agraria Diakui Manfaatnya oleh Masyarakat
Tepis Jaminan PM Narendra...
Tepis Jaminan PM Narendra Modi, Ribuan Petani India Protes Kebijakan Baru UU Agraria
Konflik Lahan Masih...
Konflik Lahan Masih Tinggi, Program Reforma Agraria Tak Berjalan Optimal
Audiensi DPR–KPA,...
Audiensi DPR–KPA, Dorong Percepatan Reforma Agraria
Kemenag Soroti Konflik...
Kemenag Soroti Konflik Agraria di Vihara Amurva Bhumi Jaksel
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved