Politik Balas Budi Jokowi Memprihatinkan

Jum'at, 23 Januari 2015 - 08:09 WIB
Politik Balas Budi Jokowi...
Politik Balas Budi Jokowi Memprihatinkan
A A A
JAKARTA - Politik balas budi yang dilakukan oleh pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dinilai kian memprihatinkan. Gambaran itu terlihat setelah merekrut Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang kebanyakan dari orang partai politik (parpol).

"Bukan menular tapi justru akan lebih parah. Bahkan menurut saya ini sudah sangat memprihatinkan nepotismenya," kata Pengamat Politik dari Universitas Parahyangan Bandung Prof Asep Warlan Yusuf ketika dihubungi KORAN SINDO, Kamis 22 Januari 2015.

Asep sangat menyayangkan Jokowi banyak melibatkan orang parpol direkrut dalam pemerintahan dan jabatan strategis lainnya. Padahal, Indonesia sedang berupaya menghilangkan nepotisme termasuk juga dengan parpol dan apapun yang sifatnya primordial.

"Presiden SBY saja agak lumayan. Kalau ini mulai dari Jaksa Agung, Wantimpres, terakhir Kapolri semua orang dekat," jelasnya.

Bahkan, lanjut Asep, nepotisme pemerintahan Jokowi sangat kuat. "Luar biasa ini nepotismenya. Sementara pemerintahan baru seumur jagung," ujar Asep.

Dia menambahkan, nepotisme seperti itu sama sekali tak melanggar hukum. Namun, menyangkut etika dan moral pemerintahan. Awalnya publik mengira Jokowi peduli etika, tapi dalam kurun waktu yang begitu cepat etika moral itu mulai diabaikan.

"Jadi kita imbau, dan minta DPR untuk mengkritisi hal itu. Ini peringatan untuk Jokowi," tandas Asep.
(kri)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved