Nigeria Panggil Duta Besar RI soal Eksekusi Mati

Kamis, 22 Januari 2015 - 10:18 WIB
Nigeria Panggil Duta...
Nigeria Panggil Duta Besar RI soal Eksekusi Mati
A A A
JAKARTA - Reaksi keras atas pelaksanaan hukuman mati para terpidana kasus narkoba terus ditunjukkan negara-negara asing. Setelah Pemerintah Brasil dan Belanda memanggil pulang duta besarnya di Jakarta sebagai bentuk protes, Nigeria juga menyampaikan kekecewaannya.

Pemerintah Nigeria telah memanggil Duta Besar RI di Abuja dan meminta penjelasan mengenai hal tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan Pemerintah Indonesia telah memberikan keterangan detail mengenai putusan tersebut. “KBRI menerangkan perihal penolakan grasi oleh Presiden dan pelaksanaan eksekusi tersebut,” ujar Juru Bicara KementerianLuarNegeri Arrmanantha Nassir di Jakarta kemarin.

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengeksekusi enam terpidana mati kasus narkoba Minggu (18/1) lalu. Mereka Ang Kim Soei alias Kim Ho alias Tommi Wijaya (warga negara Belanda), Marco Archer Cardoso Mareira (Brasil), Namaona Denis (Malawi), Daniel Enemua (Nigeria), Tran Thi Bich (Vietnam), dan Rani Andriani (Indonesia).

“Pemerintah sangat kecewa. Eksekusi itu dilakukan meski ada permintaan terus-menerus untuk memberikan pengampunan( kepadaterpidana),” kata Juru Bicara Kemlu Nigeria Ogbole Amedu Ode seperti dikutip Reuters. Dia mengungkapkan, atas langkah Indonesia itu pihaknya menyampaikan simpati dan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Jaksa Agung M Prasetyo sebelumnya menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia akan terus melanjutkan eksekusi mati.

Berbagai tekanan, baik dari dalam maupun luar negeri, tidak lantas membuat pemerintah kendur. Eksekusi mati merupakan upaya penegakan hukum di tengah situasi darurat narkoba di Tanah Air. Berdasarkan data di Kejagung, 64 terpidana mati kasus narkoba kini menunggu eksekusi. Sebagian besar merupakan warga negara asing (WNA). Adapun Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya menyatakan, dari sejumlah penangkapan sindikat narkoba internasional, mayoritas dari Nigeria. Berikutnya dari Malaysia.

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly menegaskan, pelaksanaan hukuman mati terhadap terpidana kasus narkoba jangan hanya dilihat dari sisi warga suatu negara, tapi harus pula dilihat sebagai kejahatan lintas negara yang dampaknya sangat merusak warga negara dalam jumlah besar. Pemerintah Indonesia memutuskan melalukan eksekusi mati kepada terpidana kasus narkoba karena dampak dari peredaran narkoba merusak generasi muda Indonesia.

“Dari narkoba, ada sekitar 40 orang yang meninggal dunia setiap hari,” katanya. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto memaparkan, sikap tegas Indonesia soal hukuman mati juga merujuk pada Singapura yang dinilai berhasil menekan kejahatan obat-obatan terlarang itu. “Siapa pun yang memasukkan narkoba ke sana, termasuk kemarin ada warga Australia, dieksekusi mati. Akhirnya apa? Peredaran narkotika di Singapura itu jarang sekali,” ujar dia.

Muh shamil/Ant
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
Kepala BGN Diganti,...
Kepala BGN Diganti, Istana Pastikan Program MBG Tidak Terganggu
Pemeriksaan Lanjutan...
Pemeriksaan Lanjutan Kasus Kuota Haji, Pengacara Gus Yaqut Sebut Tak Ada Konfirmasi Aliran Dana
Dadan Hindayana Dicopot...
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Dasco Puji Pemerintah Dengar Aspirasi Masyarakat
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved