Lagi, Nasdem Klarifikasi Isu Miring Kadernya

Rabu, 21 Januari 2015 - 11:41 WIB
Lagi, Nasdem Klarifikasi...
Lagi, Nasdem Klarifikasi Isu Miring Kadernya
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik sembilan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Dari sembilan nama Wantimpres itu, enam orang dari unsur partai politik (parpol), tiga dari profesional.

Salah satu nama yang kini menjadi sorotan anggota wantimpres adalah politikus Partai Nasdem, Jan Darmadi.

Pengusaha yang bertahun-tahun bergelut di bidang properti ini dikabarkan menjadi salah satu bos judi di Indonesia.

Jan Darmadi yang memiliki nama lain Apiang Jinggo, disebut memiliki track record di dunia perjudian. Di era 1970-an ketika judi dihalalkan, Apiang berkarib dengan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin.

Ketika tahun 1978 judi resmi diharamkan, Apiang tidak kehilangan akal. Dia loncat ke Porkas, SDSB bersama Sudomo sebelum resmi ditutup tahun 1993.

Ketua Fraksi Nasdem Johnny G Plate mengatakan, dulu SDSB adalah salah satu program penggalangan dana untuk olahraga nasional yang dilegalkan.

Karena dilegalkan pemerintah, lanjut Johnny, Jan Darmadi sebagai orang yang disebut-sebut sebagai bos SDSB, tidak bisa disalahkan begitu saja.

"SDSB itu dulu program pemerintah terkait dengan undian mendukung olahraga nasional," kata Johnny kepada Sindonews, Rabu (21/1/2015).

"Kalau itu progam judi atau ilegal, pasti tidak datang dari pemerintah. Pak Jan tidak bisa disalahkan karena dibolehkan pemerintah," imbuhnya.

Johnny menjelaskan, SDSB adalah sebuah program penggalangan dana berbentuk undian berhadiah yang kini juga marak dilakukan oleh intansi tertentu.

Dia mencontohkan suatu unit bank, perusahaan properti yang tengah melakukan promosi, juga biasa mengadakan undian untuk menarik pelanggan.

"Undian dibolehkan secara prinsip. Bahwa ada yang menggunakannya sebagai judi, itu salah penggunaanya, bukan salah Pak Jan Darmadi," tutup Johnny.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
82.000 Warga Pilih Hengkang,...
82.000 Warga Pilih Hengkang, Israel Bukan Lagi Negara Istimewa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved