Dituntut Mundur dari Kursi Presiden

Selasa, 20 Januari 2015 - 13:50 WIB
Dituntut Mundur dari...
Dituntut Mundur dari Kursi Presiden
A A A
PORT AU PRINCE - Di tengah krisis kepemimpinan di negerinya, Presiden Haiti Michel Martelly membuat keputusan mengejutkan. Dia mengangkat Evans Paul dari partai oposisi sebagai perdana menteri (PM) baru.

Keputusan sepihak itu disinyalir sebagai upaya Martelly mengontrol pemilihan presiden (pilpres) yang belum ditentukan waktunya. Padahal sebelumnya dia sudah berjanji akan berkonsultasi dengan 10 senator perihal pengangkatan PM baru selepas PM Laurent Lamothe mengundurkan diri bulan lalu. Faktanya Martelly tak memenuhi komitmennya dengan memilih PM tanpa persetujuan parlemen.

Masa jabatan Martelly pun sudah berakhir sejak 12 Januari lalu, tapi hingga kini dia belum memutuskan kapan pilpres akan kembali diadakan. Sikap Martelly yang dianggap otoriter ini memancing kemarahan kubu oposisi dan menuntut Martelly untuk segera mundur. Menanggapi hal itu, Matelly membentuk pemerintahan konsensus. Presiden berusia 53 tahun ini menjanjikan tokoh-tokoh penting oposisi akan mendapatkan kursi dalam kabinet baru.

“Tidak ada negara yang berhasil mewujudkan pembangunan tanpa persatuan dan masyarakat yang setia serta kuat di dalamnya. Misi utama saya saat ini adalah mempersiapkan p e m i l u yang demokratis dan inklusif,” ujar Martelly seperti dilansir BBC. Michel Martelly Joseph yang lahir pada 12 Februari 1961 ini adalah politikus Haiti yang juga seorang mantan musisi dan pengusaha.

Ketertarikannya pada dunia politik sudah diatunjukkan semenjak masih menjadi musisi. Ayah empat ini pernah beberapa kali menciptakan lagu yang berisi tentang kritiknya kepada Pemerintah Haiti. Presiden yang pandai bernyanyi dan bermain keyboard ini juga aktif dalam kegiatan sosial, salah satunya pada 1997ketika ia berkampanye tentang pencegahan penyebaran HIV. Pada tahun yang sama dia dipilih menjadi duta good will Haiti untukperlindungan lingkungan.

Rini agustina
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Penyidik KPK Datangi...
Penyidik KPK Datangi Rumah Silmy Karim di Jalan Brawijaya Jaksel
Relawan Jokowi Sebut...
Relawan Jokowi Sebut Tudingan Roy Suryo Cs Soal Ijazah Jokowi Menguras Energi
Breaking News! Silmy...
Breaking News! Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
Copot 3 Pimpinan BGN,...
Copot 3 Pimpinan BGN, Prabowo: Saya Sedih, Mengganti Orang yang Saya Sayangi
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Sepak Bola dan Organisme...
Sepak Bola dan Organisme Kepercayaan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved