BSNP Janji Wujudkan UN Kredibel

Senin, 19 Januari 2015 - 09:30 WIB
BSNP Janji Wujudkan...
BSNP Janji Wujudkan UN Kredibel
A A A
JAKARTA - Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) berjanji mewujudkan ujian nasional (UN) yang kredibel agar bisa menjadi syarat kelulusan masuk perguruan tinggi negeri.

Anggota BSNP Teuku Ramli Zakaria mengatakan, pihaknya akan melakukan beberapa hal agar pelaksanaan ujian tulis serentak nasional ini memiliki kredibilitas tinggi. Dua hal penting yang akan dilakukan adalah mengurangi tekanan kepada guru, siswa, dan sekolah karena UN sudah tidak lagi menjadi penentu kelulusan.

Menurut dia, jika tekanan kelulusan tidak ada lagi, UN tidak akan diwarnai dengan kecurangan maupun kebocoran yang membuat nilai UN menjadi kredibel. “Pertama kita akan berikan kebebasan ke mereka (guru dan siswa). Tidak ada tekanan soal siswa wajib lulus UN,” tandas Ramli ketika dihubungi KORAN SINDO kemarin.

Cara kedua agar UN kredibel adalah dengan memberikan laporan hasil UN dan analisis kejujuran pelaksanaan UN kepada semua sekolah di seluruh daerah. Indikator kejujuran sekolah melaksanakan UN, menurutnya, dapat dilihat dari rumus statistik untuk melihat pola jawaban siswa sehingga dapat membuktikan apakah sekolah itu jujur atau tidak.

Menurut dia, laporan ini akan diberikan langsung dan tidak dimasukkan dalam prosedur operasional standar (POS) UN yang dibuat BSNP. Sementara itu Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan pihaknya akan memberi perhatian khusus kepada para penyandang disabilitas yang mendaftar ke PTN. Menurut dia, semua lulusan pendidikan menengah baik miskin atau kaya semua mendapatkan hak yang sama, termasuk penyandang disabilitas.

Ketua Umum Panitia SNMPTN 2015 Rochmat Wahab menjamin para penyandang disabilitas bisa masuk PTN mana saja tanpa dibatasi. Namun dia juga mengingatkan agar pilihan kuliah tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Neneng zubaidah
(ars)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved