Kejagung Siapkan Enam Regu Tembak Eksekusi 6 Terpidana Mati

Jum'at, 16 Januari 2015 - 20:18 WIB
Kejagung Siapkan Enam...
Kejagung Siapkan Enam Regu Tembak Eksekusi 6 Terpidana Mati
A A A
JAKARTA - Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan, untuk mengeksekusi mati enam terpidana narkoba, kepolisian menyiapkan enam regu tembak.

"Karena enam yang kita eksekusi, maka harus kita lakukan bersamaan. Waktunya bersamaan, 18 Januari 2015 pukul 00.00 WIB," kata Prasetyo di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2015).

Regu tembak diambil dari kepolisian daerah terdekat. Sementara pemimpin eksekusi tetap di Kejaksaan Negeri (Kejari) tempat terpidana dijatuhi hukuman mati.

"Yang pimpin itu tergantung di mana perbuatan dilakukan, kalau di Banten ya Kejari Banten sudah di sana dengan stafnya," ucapnya.

"Dia yang memimpin eksekusi. Walaupun yang menembak itu regu tembak tetap yang menjadi eksekutor itu jaksa," imbuhnya.

Menurutnya, para perwakilan kedutaan besar (kedubes) dari terpidana mati warga negara asing yang akan dieksekusi, sudah mendatangi lokasi eksekusi.

"Para kedubes sudah datang ke sana, mereka mau melihat warganya yang mau dieksekusi mati," tuturnya.

"Keluarga itu urusan kedutaan. Rasanya sudah dikasih tahu, mau datang atau tidak itu urusan mereka. Kalau mau datang ya silakan datang," tambahnya.

Dari pihak kepolisian, Polri telah menyiapkan regu tembak untuk mengeksekusi enam terpidana mati tersebut.

Karopenmas Polri Kombes Agus Rianto mengatakan, dalam satu regu tembak terdapat 12 personel.

Untuk personel itu diambil dari pasukan Brimob setempat. Satu regu akan dipimpin seorang komandan.

"Ada komandan regu, komandan peetonnya, ada yang mengawal yang mau dieksekusi, ada tim yang mengamankan," ungka Agus di Mabes Polri, Jakarta.

"Dan ada yang mengatur rute pelaksanaan setelah dieksekusi akan dibawa ke mana. Jumlah tim lebih dari 50 orang," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
3 Fakta yang Telah Diungkap...
3 Fakta yang Telah Diungkap KPK Terkait OTT Bupati Lombok Barat
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved