Ketua KY Ketemu Jokowi Minta Dasar Hukum Rekrut Hakim
Jum'at, 16 Januari 2015 - 18:44 WIB
Ketua KY Ketemu Jokowi Minta Dasar Hukum Rekrut Hakim
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Yudisial (KY) Suparman Marzuki menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan perlunya rekrutmen hakim. Dia mengatakan, sudah lima tahun ini tidak ada rekrutmen hakim.
"Salah satu hambatannya karena tidak ada payung hukum, lima tahun sudah tidak ada seleksi hakim, kami mohn kepada bapak presiden supaya bisa mempelajari, melihat lagi, beliau bisa terbitkan perpres," kata Suparman di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
Suparman mengatakan, jumlah hakim saat ini sekitar 8.300 tapi perlu melakukan seleksi lagi. Untuk tahun ini menargetkan sekitar 300 lebih hakim.
"Harapan kita tahun ini ada seleksi sekitar 350 hakim, 700 kebutuhannya, mengingat anggaran tahun ini kita targetkan 350," imbuhnya.
Hakim sebagai pejabat negara pengangkatannya harus melalui rekrutmen. "Problemnya sekarang hakim pejabat negara bukan PNS, sebagai pejabat negara harus ada mekanisme rekrutmen baru, tidak lagi melibatkan Menpan," tandasnya.
"Salah satu hambatannya karena tidak ada payung hukum, lima tahun sudah tidak ada seleksi hakim, kami mohn kepada bapak presiden supaya bisa mempelajari, melihat lagi, beliau bisa terbitkan perpres," kata Suparman di Istana Negara, Jakarta, Jumat (16/1/2015).
Suparman mengatakan, jumlah hakim saat ini sekitar 8.300 tapi perlu melakukan seleksi lagi. Untuk tahun ini menargetkan sekitar 300 lebih hakim.
"Harapan kita tahun ini ada seleksi sekitar 350 hakim, 700 kebutuhannya, mengingat anggaran tahun ini kita targetkan 350," imbuhnya.
Hakim sebagai pejabat negara pengangkatannya harus melalui rekrutmen. "Problemnya sekarang hakim pejabat negara bukan PNS, sebagai pejabat negara harus ada mekanisme rekrutmen baru, tidak lagi melibatkan Menpan," tandasnya.
(maf)