MK Diminta Perkuat Koordinasi Antarlembaga

Kamis, 15 Januari 2015 - 10:06 WIB
MK Diminta Perkuat Koordinasi...
MK Diminta Perkuat Koordinasi Antarlembaga
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) diminta untuk memperkuat koordinasi dengan lembaga negara lainnya, khususnya Mahkamah Agung (MA).

Hal ini perlu dilakukan guna menyamakan persepsi terkait implementasi putusan. Di samping memperkuat putusan, koordinasi antarlembaga menjadi sangat penting mengingat berjalan atau tidaknya putusan MK bergantung pada kesadaran masing-masing instansi dan organ negara lainnya.

Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva menilai harus ada kesadaran terhadap institusi dan organ negara lainnya untuk menjalankan putusan MK. Bahkan, secara langsung dirinya menekankan harus adanya rencana koordinasi dengan MA agar tidak ada perbedaan pandangan dalam menafsirkan putusan MK.

“Itu (perkuat koordinasi) juga sangat penting. Ada rencana melakukan koordinasi dengan MA karena banyak hal yang harus disamakan persepsinya dalam hal implementasi putusan MK,” ungkap Hamdan Zoelva seusai menghadiri pengucapan sumpah jabatan Ketua MK Arief Hidayat di Gedung MK, Jakarta, kemarin.

Menurut Hamdan, pengabaian terhadap putusan MK bisa saja dilakukan lembaga dan institusi lainnya disebabkan alasan dan dasar putusannya sangat lemah. “Putusan MK pelaksanaannya sangat bergantung pada alasan dan dasar putusan. Kalau sangat lemah maka itu justru bisa melemahkan MK dan orang bisa tidak hormat pada putusan MK,” paparnya.

Karena itu, Hamdan juga meminta penggantinya untuk memperkuat lagi substansi putusan MK. Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie mengatakan, MK dan MA memang perlu membangun permanen intelektual dialog. Menurut dia, perbedaan pendapat terhadap putusan MK, khususnya antara MK dan MA wajar terjadi. Sejak 20 tahun MK berdiri, selalu terjadi pertentangan.

Karena itu diperlukan dialog lebih lanjut antara MK dan MA dalam rangka membangun sistem norma di hukum Indonesia. “Putusan MK diabaikan, putusan MA dinilai MK, di seluruh dunia selalu ada itu masalah. Tapi itu perlu dikelola dengan baik. MK perlu permanen dialog, harus ada pergaulan intelektual antara MA dan MK,” tandasnya.

Ketua MK Arief Hidayat mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan lembaga negara lainnya dalam rangka check and balances, khususnya dalam kekuasaan kehakiman. Dia pun berkeyakinan, meski ada perbedaan pandangan dalam implementasi putusan MK, seluruh lembaga negara memiliki tujuan yang sama guna memberikan kepastian hukum yang adil.

“Perbedaan implementasi inilah yang akan kita temukan. Kita akan bersinergi antarlembaga tetapi tidak sampai ada campur tangan dalam lembaga itu. Tidak saling intervensi, tetapi sinergi simbiosis mutualistis. Salah satunya berdialog dalam forum pertemuan pimpinan antarlembaga,” tandas Arief.

Menurut dia, dialog dengan berdiskusi secara konstruktif penting dilakukan agar perbedaan implementasi tidak membuat gaduh dan bingung masyarakat luas. Pasalnya, pelaksanaan putusan MK sepenuhnya bergantung pada kesadaran dan komitmen lembaga negara.

Ketua MA Hatta Ali menyatakan pihaknya berharap ke depan bisa terus membangun komunikasi dengan MK sehingga dapat meminimalisasi perbedaan pandangan terhadap putusan MK. Hatta bahkan menandaskan, kendati memiliki pandangan berbeda, hubungan kedua lembaga ini tetap baik.

“Tidak ada ketegangan. Ya, semoga ke depan akan lebih bagus (koordinasi atas putusan),” paparnya.

Nurul adriyana
(ars)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Infografis
MK Putuskan SD-SMP Negeri...
MK Putuskan SD-SMP Negeri dan Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved